Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah remaja pembalap liar terjaring Operasi Cipta Kondisi oleh Tim Elang Cisadane di kawasan Perumahan Alam Sutera, Kota Tangerang, Sabtu (17/6/2017) malam. Dalam operasi tersebut petugas mengamankan sembilan sepeda motor tanpa surat-surat yang akan digunakan untuk balap liar.
Operasi dimulai sekitar pukul 00.12 WIB yang diikuti Tim Elang Cisadane dan seluruh anggota Polsek sebanyak 55 personel. Petugas konvoi menggunakan kendaraan dinas berupa roda empat sebanyak lima unit, bus satu unit, dan roda dua sebanyak tujuh unit.
Adapun sebagai target operasi adalah balapan liar, tawuran, kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Sedangkan sasaran tempat adalah seputaran perumahan Alam Sutera Kota Tangerang.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sembilan unit sepeda motor, di mana delapan unit yang tidak dilengkapi dengan surat kendaraan dan satu unit memiliki tiga lembar STNK.
“Sebelumnya motor-motor tersebut hendak digunakan balapan liar di seputaran perumahan Alam Sutera. Kemudian seluruh barang bukti diamankan di Polres Metro Tangerang Kota. Sedangkan khusus pemilik tiga STNK bernama Tomy dalam penyidikan oleh Satuan Reskrim,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Triyani, Mimggu (18/6/2017).
Selain itu di wilayah Kecamatan Jatiuwung juga diamankan empat orang yang kedapatan membawa miras. Keempatnya langsung dibawa ke Mapolres Metro Tangerang. “Kepada anak-anak yang nongkrong tanpa kegiatan jelas diperiksa dan diberi himbauan untuk membubarkan diri,” ungkap Triyani.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGDirektorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman, bersama sejumlah anggota kepolisian lainnya dalam pengungkapan kasus dugaan peredaran gelap narkotika.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews