Connect With Us

Beredar Selembaran Hoax Angkot Demo, Polisi Kumpulkan Sopir

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Juli 2017 | 18:30

Polres Metro Tangerang menggelar rapat kordinasi lintas sektoral dengan angkutan umum dan angkutan online Kota Tangerang, Senin (3/7/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pasca libur lebaran, beredar selembaran hoax yang berisi rencana demo para pengemudi angkutan kota (Angkot) yang menentang angkutan umum online. Pihak kepolisian pun langsung mengumpulkan para pengemudi angkot dan angkutan online untuk mencegah adanya gangguan keamanan.

 

Dari hasil rapat yang dilakukan di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kabag Ops Polres Metro Tangerang AKBP Dedy Supriyadi memastikan surat selebaran yang mengatasnamakan Ikatan Pengemudi Angkutan Umum (IPAU) Kota Tangerang, yang menyerukan para pengemudi angkot untuk berunjuk rasa adalah Hoax.

 

"Selebaran itu provokatif dan dapat mengganggu ketertiban umum serta menimbulkan keresahan dikalangan pengemudi angkutan umum, meskipun hasil kalrifikasi hal tersebut tidak benar," Kata Kabagops, Senin (3/7/2017).

Dalam selebaran tersebut berisi ajakan kepada seluruh angkutan umum Kota Tangerang untuk melakukan unjuk rasa mogok pada Rabu 5 Juli 2017.

Disebutkan angkutan online roda dua 97% adalah karyawan dan orang-orang yang sudah mempunyai penghasilan kelas menengah ke atas, orang yang mampu memiliki kendaraan roda 4 sudah tidak susah lagi dalam urusan ekonomi sehari-hari, jadi para sopir angkutan umum yang menjadi korban.

 

Kemudian para sopir angkot dihimbau untuk berdemo dengan berkumpul di depan kantor Wali Kota Tangerang. Bila perlu membawa istri dan anak-anak, supaya pemerintah tau dan bisa melihat mau di bawa kemana, nasib mereka jika angkutan online ini dibiarkan.

 

Atas untuk itu, Kabag Ops mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan para perwakilan sopir angkutan bersama gograbber Tangerang Raya.  "Hari ini kami rapati segera, akan kami minta klarifikasi dari yang bersangkutan dan kami pastikan situasi di Kota Tangerang tetap aman dan kondusif," ucap dia.

TEKNO
Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Kamis, 23 April 2026 | 22:49

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill