Connect With Us

Jelang Pilkada Tangerang, Panwaslu Rekrut Pengawas Kelurahan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 27 Desember 2017 | 13:00

Panwaslu Kota Tangerang, saat mengadakan kegiatan rekrutmen PPL yang diikuti oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Rabu (27/12/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang tinggal menunggu hitungan hari, berbagai persiapan penyelenggaraan event rakyat lima tahunan pun terus dilakukan oleh para penyelenggara pemilu.

Tak ketinggalan, Panwaslu Kota Tangerang pun terus menyempurnakan struktur dan penyelenggaraan teknis sebelum pilkada digelar.

BACA JUGA:

Seperti yang diungkapkan, Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Agus Muslim. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengadakan rekrutmen calon Panitia Pengawas Kelurahan (PPL) yang nantinya akan menjadi garda terdepan pengawas pilkada di masing-masing kelurahan.

Kegiatan rekrutmen PPL ini dimotori oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Menurut Agus, para pengurus Panwascam telah bergerak mencari calon PPL yang bergerilya untuk memerangi kecurangan-kecurangan politik ditingkatnya.

"Persiapan mungkin sudah sampai 50 persen, yang melakukan rekrutmen kan teman-teman Panwascam, mereka sudah lakukan masa pendaftaran sekarang, sudah disebar juga," ujarnya kepada TangerangNews.com, Rabu (27/12/2017).

Dalam waktu ini pesta demokrasi akan dihelat, Agus pun menduga serta mengkhawatirkan kegiatan politik yang terjadi di lapangan terdapat kecurangan-kecurangan.

"Sekarang kan semua tindakan dugaan pelanggaran ada ditingkat bawah, artinya resistensi itu biasanya terjadi persoalan-persoalan money politik. Seperti pembagian sembako, pemasangan alat peraga kampanye, kan biasanya lebih menjurus kesana," terangnya.

Maka dari itu, di sini lah peran PPL dalam menjalankan tugasnya, mengawasi dugaan pelanggaran yang terjadi di lapangan.

"Sama ruang lingkup mereka dibatasi oleh kelurahan. Kerjanya lebih di lapangan. Jadi pengawasannya secara normatif sama, mengawasi melakukan langkah-langkah pengawasan terkait dugaan-dugaan yang ada," ungkap Agus.

Karena merasa khawatir, Agus pun menekankan kepada para Panwascam agar lebih serius lagi dalam merekrut calon PPL yang berintegritas, serta bisa menguasai wilayah. Sehingga, money politik pun terpangkas rata.

"Makanya dalam hal ini kita sarankan agar Panwascam merekrut PPL yang menguasai wilayah, supaya mereka juga secara kewilayahan mengerti, supaya pengawasannya efektif, memahami letak geografis," tutur Agus.

Kegiatan rekrutmen PPL sendiri telah berlangsung. Saat ini tim Panwascam telah mengadakan pengumuman pendaftaran pada 25 - 31 Desember 2017, sementara penerimaan pendaftaran dan berkas pada 1 - 7 Januari 2018.

Jika berminat untuk menjadi anggota PPL, silahkan beranjak ke kantor Panwaslu Kecamatan sesuai dengan domisili.(RAZ/RGI)

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

KAB. TANGERANG
Kontrakan Jadi Tempat Open BO di Rajeg Tangerang Digeruduk Warga, 4 Orang Diamankan

Kontrakan Jadi Tempat Open BO di Rajeg Tangerang Digeruduk Warga, 4 Orang Diamankan

Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:32

Warga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menggeruduk, sebuah rumah kontrakan yang dijadikan praktik prostitusi online, pada Sabtu 1 Agustus 2026 malam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill