Connect With Us

Warga yang Belum Punya e-KTP Masih Bisa Nyoblos di Pilkada Kota Tangerang, Asal...

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 26 November 2017 | 19:00

Komisioner KPUD Kota Tangerang Ahmad Syailendra. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Ribuan warga Kota Tangerang tercatat belum melakukan perekaman e-KTP. Meski demikian, mereka masih mempunyai haknya untuk mencoblos pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang (Pilwalkot) 2018 mendatang. Namun warga harus memiliki surat keterangan (suket) sebagai bukti sudah melakukan perekaman.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Komisioner KPUD Kota Tangerang Ahmad Syailendra. Ia mengatakan bahwa masih banyak masyarakat Kota Tangerang yang belum melakukan perekaman e-KTP.

"Sebanyak 1.216.069 yang sudah wajib KTP, namun yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 1.161.707. Sedangkan yang belum melakukan perekaman ada sebanyak 54.362," kata dia kepada TangerangNews.com melalui sambungan telepon, Minggu (26/11/2017).

 

Ahmad menjelaskan, memang e-KTP menjadi persyaratan utama bagi warga yang ingin memberikan hak suaranya pada Pilwalkot 2018 mendatang. Terlebih, warga yang belum melakukan perekaman e-KTP juga masih tercatat dalam kependudukan, sehingga masih bisa menjadi pemilih.

"Mereka masih bisa menjadi pemilih yang 54.362 itu karena ada dalam database kependudukan," ujar Ahmad.

Bagi warga yang belum melakukan perekaman e-KTP pihaknya akan memberikan jalur alternatif berupa surat keterangan (suket) sebagai syarat memilih. "Ketika yang bersangkutan belum menggunakan e-KTP, masih bisa diinventarisir," tutur Ahmad.(RAZ/HRU)

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill