Connect With Us

Si Tudung Maskot KPU Kabupaten Tangerang

Mohamad Romli | Senin, 28 Agustus 2017 | 19:00

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Achmad Jamaludin bersama jajarannya saat meluncurkan maskot si Tudung untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang 2018 mendatang, Senin (28/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang meluncurkan maskot untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang 2018 mendatang, Senin (28/8/2017).

Ikon yang digunakan KPU adalah topi bambu yang merupakan salah satu produk khas Kabupaten Tangerang. Maskot tersebut diberi nama Si Tudung yang merupakan akronim Tangerang untuk Demokrasi Langsung.

Si Tudung diharapkan bisa memberikan nuansa teduh, tentram dan damai dalam perhelatan pilkada 2018 mendatang, karena fungsi topi tudung sebagai pelindung dari terik cahaya matahari.

"Tudung dipilih KPU agar kearifan lokal Tangerang ini tidak mudah digerus oleh jaman," ujar Achmad Jamaludin, Ketua KPU Kabupaten Tangerang.

Untuk melestarikan topi bambu yang sudah hampir 73 tahun diproduksi warga Kabupaten Tangerang tersebut, pihak KPU juga akan memfasilitasi para pengrajin topi tersebut untuk menjual topi tudung itu selama rangkaian pilkada Kabupaten Tangerang. BACA JUGA : KPU Ajak PHRI Tebar Alat Peraga Sosialisasi Pilkada di Hotel dan Restoran

Selain topi, dalam maskot tersebut juga akan dikolaborasikan dengan ikon Kabupaten Tangerang lainnya, seperti tembok benteng dan ular naga.

"Kami menghabiskan waktu selama lima bulan untuk merancang maskot ini," tambahnya.

Sementara saat ditanya awak media soal pemilihan warna orange untuk baju pangsi yang dipakai Si Tudung dalam maskot tersebut, Jamaludin mengatakan tidak ada tendensi pada warna partai politik tertentu.

"Warna orange di baju pansi Si Tudung kita ambil dari warna KPU, jadi bukan untuk kepentingan sekelompok pihak," tukasnya. BACA JUGA : Ikuti Sayembara Jingle Pilkada Kota Tangerang Berhadiah Rp12 Juta

Diketahui, maskot tersebut pernah diperkenalkan KPU Kabupaten Tangerang saat berlangsung simulasi Pemilu yang digelar KPU Pusat beberapa waktu yang lalu di Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya. Saat itu, panitia maupun tamu undangan mengenakan topi bambu selama acara berlangsung.(RAZ)

BANTEN
Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:49

Wakil Gubernur (Wagub) Banten A. Dimyati Natakusumah menilai bahwa potensi pariwisata yang dimiliki Banten sebenarnya memiliki keunggulan kompetitif, jika dibandingkan dengan destinasi populer lain seperti Bal

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Jadi Satu-satunya Peraih LPM Award 2026 di Banten

Pemkot Tangerang Jadi Satu-satunya Peraih LPM Award 2026 di Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerima penghargaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) 2026 atas dukungan dalam pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill