Connect With Us

Ratusan Pemandu Karaoke Demo Wali Kota

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 17 Maret 2010 | 18:34

Ilustrasi para PSK yang terjaring razia (tangerangnews / dens)

 
TANGERANGNEWS-Sebanyak 130 pekerja dan pemandu karaoke di kawasan hiburan Pinangsia, Karawaci, Kota Tangerang melakukan aksi untuk rasa di depan Kantor Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, siang ini. Mereka menuntut pemerintah daerah membuka kembali kawasan hiburan itu setelah tiga bulan disegel satpol PP Kota Tangerang.
 
Para pengunjuk rasa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu datang bersama 130 anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dari Kabupaten dan Kota Tangerang dengan menggunakan angkutan kota dan sepeda motor. Mereka berorasi dengan pengeras suara sambil membentangkan spanduk berisikan tuntutan pembukaan Pinangsia.
 
Dalam orasinya, mereka meminta agar komplek Pinangsia yang selama ini menjadi sumber nafkah keluarganya untuk dibuka kembali oleh Pemkot Tangerang. “Jadi tuntutan kami cuma satu, kami ingin tempat mencari nafkah kami dibuka kembali,” ungkap Vera, 26, salah satu pendemo yang bekerja sebagai pemandu karaoke.
 
Menurut Vera, dengan ditutupnya 11 tempat hiburan pinangsia, sebanyak 3.000 orang karyawan yang bekerja di tempat itu menjadi pengangguran. Bahkan tidak ada uang kompensasi setelah berhenti bekerja. “Karena penutupan itu, selama tiga bulan ini kami nganggur. Keluarga kami mau makan apa,” paparnya.
 
Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa sempat berhasil mendobrak pintu gerbang, namun kemudian dihalau oleh petugas keamanan, hingga terjadi aksi saling dorong antara pengunjukrasa dan satuan pengamanan. Kemudian, setelah bernegosiasi dengan anggota dewan, belasan perwakilan diterima oleh komisi B DPRD Kota Tangerang untuk melakukan dialog.
 
Seperti diketahui, Pemkot menutup kawasan hiburan Pinangsia karena ditenggarai digunakan sebagai ajang prostitusi terselubung. Selain bertentangan dengan Perda No 7 dan 8 tentang pelarangan peredaran minuman keras dan pelacuran, penyegelan tempat hiburan itu juga karena tidak memiliki izin.
 
Anggota Komisi B DPRD Mahdi Ahdiyansyah, untuk pembukaan kembali tempat hiburan Pinangsia, diperlukan surat izin tempat hiburan. Namun, kata dia, persoalan perizinan merupakan kewenangan eksekutif. “Kami tetap tampung aspirasi para pemdemo. Tetapi kalau urusan perizinan menyangkut Pinangsia, itu bukan kewenangan kami,” katanya.#Pemandu Karaoke
 
 

 

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill