Connect With Us

FSP TSK Demo Buruknya Pelayanan BPJS ke Puspemkot Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 April 2018 | 13:00

Organisasi FSP TSK (Federasi Serikat Pekerja Tekstil Sandal Kulit) Tangerang melakukan aksi unjuk rasa mengeluhkan pelayanan PBJS Kesehatan di depan Puspemkot Tangerang, Kamis (26/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Menjelang Hari Buruh Nasional, ratusan buruh yang tergabung dalam organisasi FSP TSK (Federasi Serikat Pekerja Tekstil Sandal Kulit) Tangerang melakukan aksi unjuk rasa mengeluhkan pelayanan BPJS Kesehatan di depan Puspemkot Tangerang, Kamis (26/4/2018).

Unjuk rasa dilakukan ratusan buruh tersebut dengan melakukan aksi orasi dan pawai dengan memutari sejumlah jalur di Kota Tangerang.

Selain mengeluhkan pelayanan BPJS  Kesehatan, terlihat sejumlah spanduk yang mereka bentangkan juga menolak Peraturan Presiden tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) dan menolak upah buruh yang murah.

demo

"Pengawas ketenagakerjaan mandul. Peserta BPJS sulit mendapatkan ruang ICU di rumah sakit dan kami menolak Perpres Tenaga Kerja Asing serta upah yang murah," kata Muslih, Simpatisan FSP TSK Tangerang.

Menurut Muslih, ratusan massa aksi ini kecewa dengan pelayanan BPJS kesehatan yang dinilainya tidak serius dalam mengelola para pesertanya.

"Itu kartu cuma sekedar kartu doang, kami kali mau rujukan ke rumah sakit susahnya bukan main, dipersulit," ucapnya.

Muslih menuturkan, para peserta BPJS kesehatan sulit mendapatkan ruang ICU di rumah sakit lantaran dihalang-halangi oleh birokrasi.

"Ruang ICU itu kalau tahu menggunakan kartu BPJS pasti alasannya ruangan penuh, terus dirujuk kemana-mana," katanya.

Sebanyak 300 kendaraan sepeda motor dan 1 mobil komando berjalan beriringan yang mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.

Jalur yang mereka lewati adalah dimulai dari depan PT Rukun Tripilar KM Cangkring, menuju jalan Prabu Siliwangi melewati Regenci dan lewat depan PT Sari Barumas.

Dilanjutkan ke PT Sandrafine dan keluar prapatan Jati dengan melewati BPJSTK Jatiuwung dekat RM Remaja Kuring. Selanjutnya melewati RS An Nisa, menuju Cikokol lewat RS Sari Asih Karawaci.

Mereka pun berhenti di depan BPJS Kesehatan Cikokol untuk menyampaikan aspirasinya dan melanjutkan perjalanannya menuju BPJS TK Batu Ceper.

Hingga terus menerus beriringan dan berhenti kembali di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang untuk menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Kota Tangerang.(RAZ/HRU)

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill