Connect With Us

Pabrik PCC di Cipondoh Sudah 3 Bulan Beroperasi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 6 Agustus 2018 | 16:39

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Victor Togi Tambunan bersama jajrannya berhasil mengungkap Pabrik narkoba golongan satu berjenis PCC di Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (6/8/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Pabrik narkoba golongan satu berjenis PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol) di Jalan Kavling DPR RT 06/01, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang sudah tiga bulan beroperasi.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Victor Togi Tambunan saat jumpa pers di lokasi, Senin (6/8/2018).

Ia mengatakan pihaknya mengamankan 10 tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut. Para tersangka masing-masing berinisial TAR, ANR, AB, DK, IR, SY, SL, RM, AF dan MY.

"Dari 10 tersangka, yang beroperasi memproduksi pil di rumah ada enam tersangka yang dikendalikan langsung oleh TAR," jelasnya.

Victor menuturkan bahwa keenam tersangka tersebut telah memproduksi obat-obatan terlarang sejak Mei 2018. Terhitung sudah tiga bulan home industri itu beroperasi, karena pada 16 Juli 2018 dibongkar polisi.

"Sampai dengan Juli kita berhasil mengungkapnya. Kurang lebih tiga bulan terpotong bulan Ramadhan karena mereka menyetop produksi," ujarnya.

Menurut Victor, terkuaknya pabrik PCC ini berawal dari pengiriman paket kargo di Bandara Soekarno-Hatta pada Juli 2018.

"Awalnya kita dapat informasi adanya paket yang diduga berisi obat kemudian kita cek dan dilaporkan ada salah satu kandungannya karisprodol yang masuk narkoba golongan 1," ucapnya.

Dari situ, polisi pun mengembangkan kasus ini hingga menggerebek pabriknya dan  menemukan 1,223 ton atau 3.175.000 butir PCC.

Kini, para tersangka menjadi tahanan Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Dan disangkakan dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 113 ayat 2 lebih subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(RMI/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill