Connect With Us

Bus Wisata Keliling Kota Tangerang Diluncurkan, Tarifnya Gratis

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 18:46

Pemkot Tangerang melaunching armada bus wisata keliling di Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan dua armada bus wisata keliling di Taman Gajah Tunggal, Kota Tangerang, Sabtu (25/8/2018). 

Uniknya, masyarakat yang menggunakan bus ini tidak kenakan tarif.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin meresmikan pengoperasian bus wisata itu. Ia menyampaikan dengan adanya bus wisata tersebut diharapkan bisa meningkatkan daya tarik bagi masyarakat serta wisatawan yang ingin berlibur di Kota Tangerang.

"Semoga dengan beroperasinya bus pariwisata bisa meningkatkan kunjungan dan jumlah wisatawan yang memanfaatkan hari liburnya dengan berwisata di kota Tangerang," ucap Sachrudin.

Armada bus wisata keliling di Kota Tangerang.

Bus wisata tersebut siap mengantar masyarakat berkeliling Kota Tangerang khususnya ke lokasi wisata. Dengan bus ini, masyarakat juga bisa menjelajahi Kota Tangerang mulai dari taman-taman dan juga landmark di Kota Akhlakul Karimah itu.

Sachudin menuturkan adanya bus wisata ini menjadi sarana bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat - tempat menarik di Kota Tangerang tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

"Bagi yang ingin naik bus wisata, sementara biaya naik bus masih digratiskan. Jadi tidak perlu repot naik kendaraan pribadi untuk keliling wisata di kota Tangerang," imbuhnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman menambahkan saat ini terdapat dua unit bus wisata yang sudah siap beroperasi dengan jarak tempuh untuk satu kali perjalanan adalah 13,4 Km dengan kecepatan rata - rata 25 Km/jam.

Menurutnya, bus wisata keliling Kota Tangerang ini memiliki kapasitas penumpang sebanyak 30 orang dengan yang diterbagi menjadi kabin tertutup dengan fasilitas AC dan bagian belakang bus yang sengaja dibuat terbuka tanpa kaca.

Adapun rute Bus Plesiran tersebut dimulai dari Pusat Informasi Pariwisata di Jalan M Yamin terus lanjut ke Taman Gajah, kemudian ke Kampung Bekelir di Babakan lanjut menuju Jalan Otista lanjut lagi ke KS Tubun menuju Jembatan Berendeng di Benteng Makasar kemudian ke Taman Pramuka dan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang sebelum berakhir di Taman Burung Jalan M Yamin.

"Untuk hari Senin - Jumat akan beroperasi mulai sore hari, sementara di hari libur dari pagi sampai sore. Bus ini merupakan peremajaan dari eks bus lane dan rencananya akan ada penambahan unit di tahun 2019," papar Saeful.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Biar Tidak Kena Tipu Belanja Online, Warga Kota Tangerang Diajari Jadi Konsumen Cerdas

Biar Tidak Kena Tipu Belanja Online, Warga Kota Tangerang Diajari Jadi Konsumen Cerdas

Kamis, 30 April 2026 | 15:04

Pesatnya tren belanja online membawa kemudahan sekaligus risiko penipuan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop UKM) Kota Tangerang mengedukasi warganya terkait hak dan kewajiban

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

PROPERTI
Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Senin, 27 April 2026 | 11:47

Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill