Connect With Us

PSK Mangkal di Hotel Otista

| Minggu, 11 April 2010 | 19:10

Ilustrasi para PSK yang terjaring razia (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS-Dua pekerja sek komersial (PSK) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) karena kedapatan sedang menjajakan diri di Jalan Otista, Kelurahan Grendeng, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang pada Sabtu (10/4) malam.
 
 Keduanya berinisial, N, 45, dan D, 27. Ketika dirazia, N sempat berontak karena enggan diamankan petugas. Kepala Bidang Penertiban Satpol PP Kota Tangerang Mulyanto mengungkapkan, razia dilakukan sebagai operasi rutin dimana setiap malam minggu merupakan waktu yang sering digunakan PSK menjajakan diri. “Razia ini dilakukan untuk menegakkan Perda 8 tahun 2005 tentang pelarangan tindakan pelacuran di Kota Tangerang dan razia,” ungkapnya, siang ini.
 
Mulyanto menerangkan, ketika razia, salah satu PSK berinisial N, sempat melawan petugas karena enggan di bawa dengan alasan sedang menemani pacarnya menagih hutang. Padahal pacarnya merupakan anggota Satpol PP yang memang dikhususkan untuk menyamar sebagai teman kencannya. “Itu adalah Intel yang bertugas menjebak para PSK agar tidak berkelit ketika ditangkap,”  imbuh Mulyanto.
 
Selanjutnya, kata dia, dua PSK tersebut didata dan diberikan bimbingan yang berhubungan langsung dengan keagamaan sebagai merupakan sock terapi .
 
Tidak hanya itu, keduanya juga dikirim ke tempat rehabilitas di Pasar Rebo, Jakarta Timur untuk mendapatkan bimbingan dan keterampilan. “Banyak keterampilan yang diberikan ditempat tersebut seperti menjahit dan lain sebagainya. Hal terebut sebagai bekal untuk kedepannya agar mereka tidak menjadi PSK lagi,” paparnya.
 
Lebih jelas Mulyanto mengatakan, setiap PSK yang masuk ke panti tersebut paling cepat 3 bulan, baru dapat dibebaskan, tentunya dengan dipegangi keterampilan.(rangga)
 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
PLN UP3 Banten Selatan Gandeng Kejaksaan Lebak dan Pandeglang dalam Pendampingan Hukum

PLN UP3 Banten Selatan Gandeng Kejaksaan Lebak dan Pandeglang dalam Pendampingan Hukum

Jumat, 25 September 2026 | 17:50

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Lebak dan Kejaksaan Negeri Pandeglang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Jumat 25 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill