Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANGNEWS.com-Melihat bentuknya, tembakau gorila sama halnya dengan tembakau pada umumnya. Hanya saja, setelah melalui uji laboratorium diketahui bahwa tembakau tersebut bercampur dengan zat kimia synthetic cannabinoids atau AB-CHMINACA yang membahayakan jika dikonsumsi.
"Tembakaunya enggak masalah, cairan kimia yang disiraminnya itu yang masalah," ujar Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Akhmad F Hidayanto, Rabu (24/10/2018).
Sesuai namanya, saat tembakau yang telah disirami kandungan kimia kemudian dihisap, rasanya seperti ketiban gorila, tubuh terasa berat tak berdaya. Menurut Akhmad, tembakau ini dilinting seperti rokok dan memiliki efek halusinasi yang tinggi.
"Berdasarkan pengalaman daripada para pelaku, naiknya cepat, hilangnya juga cepat. Daya khayalnya tingkat tinggi," ucapnya.
Bahkan, lanjut Akhmad, efek dari hisapan tembakau sintetis ini melebihi ganja. Ciri-ciri pemakai akan merasa malas menjalani aktivitas, gatal-gatal di sekujur tubuhnya.
"Pemakai ini matanya menatap tapi tidak melihat, beler," katanya.
Kemudian, ada efek samping yang lebih buruk bagi kesehatan tubuh. Misalnya stroke, hipertensi, taki kardi, nyeri dada, gejala ginjal akut, dan bahkan Infark Miokardium.
"Pengaruhnya lebih daripada ganja. Bisa merusak sensor manusia, kalau lama-lama jadi kebanyakan bengong," tuturnya.
Menurutnya, narkoba ini dijual dengan harga terjangkau yakni Rp50 ribu sampai Rp100 ribu. Ia menyebut narkoba murah ini dampaknya bisa mengancam jiwa penggunanya.
"Kasarnya narkoba murah tapi dampaknya itu sampai mengancam jiwa," tuturnya.
Ia menambahkan, penggunanya narkoba baru ini beragam, mulai dari pelbagai kalangan, remaja, mahasiswa, pekerja, hingga pengangguran. Terlebih belakangan ini, dua pelajar di Kota Tangerang ditemukan teler mengkonsumsi tembakau sintetis tersebut.
"Yang jelas tembakau ini lebih bahaya masyarakat ke bawah. Jangan sampai dikonsumsi," paparnya.(RAZ/HRU)
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGPameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.
Warga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menggeruduk, sebuah rumah kontrakan yang dijadikan praktik prostitusi online, pada Sabtu 1 Agustus 2026 malam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews