Connect With Us

Seni Merangkai Vas Bunga Mulai di Gandrungi di Tangerang

Muhamad Heru | Kamis, 25 Oktober 2018 | 17:00

Pegawai PT Diamas Star sedang mempromosikan WW design vas bunga yang menghasilkan karya seni yang bernilai tinggi. (TangerangNews.com/2018 / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Seni menghias vas bunga kini menjadi tren yang mulai digemari banyak orang, tak terkecuali di Tangerang. Pasalnya, menghias vas bunga juga bisa menjadi media melatih kesabaran, ketelatenan, dan mengolah kreativitas.

Peluang ini juga yang memicu munculnya enterprener yang menawarkan jasa untuk menghias ruangan dan menghias meja untuk acara – acara yang memang membutuhkan keindahan suasana ruangan, seperti acara pernikahan, ulang tahun, bridal shower dan acara lainnya.

vas bunga

Vas bunga memang menjadi salah satu indikator penting dalam keindahan. Varian vas bunga saat ini sudah banyak bermunculan sehingga menarik para peminat seni hias vas bunga. Bahan bakunya pun beragam, ada yang terbuat dari tanah liat, kayu hingga kaca. Kualitas bahan kaca adalah yang paling cocok untuk seni hias bunga saat ini, satunya WW design.

Sujanto Manager Marketing PT Diamas Star mengatakan WW design merupakan vas bunga yang berbahan kaca dengan sistem peniupan yang dihasilkan oleh tangan terampil para seniman gelas kaca yang berpengalaman sehingga menghasilkan karya seni bernilai tinggi. 

Oleh karenanya ada baiknya kita mengetahui beberapa hal penting yang menjadi pertimbangan dalam memilih vas bunga kaca. 

"Pilih produk dengan bentuk sesuai tema.Saat akan menghias vas bunga, yang terpenting bukan memilih bunga, melainkan memilih bentuk vas bunga. Meskipun Anda menggunakan jenis bunga yang sama, kesan akhir yang dihasilkan pun akan berbeda tergantung bentuk vas bunga tersebut." tuturnya, Kamis (25/10/2018).

WW design vas bunga dari PT Diamas Star.

Lebih lanjut Sujanto menjelaskan bahwa Produk vas bunga kaca WW design sangat cocok dengan tema acara - acara saat ini, banyak acara yang membuat tema dengan kesan klasik hingga modern, karena hasil dari WW design itu memiliki nilai klasik hingga modern sehingga membuat tampilan bunga menjadi lebih cantik untuk dilihat. Seimbangkan warna vas bunga dengan warna bunga yang akan di gunakan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara untuk  menggabungkan warna bunga dan vas bunga agar terlihat lebih cantik. WW design memiliki tampilan vas bunga kaca dengan berwarna warni yang indah sehingga bisa digabungkan dengan berbagai warna bunga akan menciptakan hasil yang harmonis.

"Pilih produk dengan bahan yang berkualitas. Agar tampilan rangkaian bunga anda lebih mempesona, pilih bahan baku vas bunga yang berkualitas tinggi. WW design memproduksi vas bunga dengan berbahan baku kaca yang memiliki permukaan vas bunga yang halus dan berkilau, sehingga membuat hiasan bunga menjadi lebih indah dan elegan." tandasnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
1 Tahun Berjalan, Penerima MBG di Kabupaten Tangerang Capai 300 Ribu Orang

1 Tahun Berjalan, Penerima MBG di Kabupaten Tangerang Capai 300 Ribu Orang

Kamis, 8 Januari 2026 | 21:07

Sudah satu tahun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, penerima manfaat di Kabupaten Tangerang mencapai ratusan ribu.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

NASIONAL
Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Jumat, 9 Januari 2026 | 12:23

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan pencampuran etanol sebesar 10 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis bensin atau E10 mulai diberlakukan paling lambat pada 2028.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill