Connect With Us

1.004 RW Akan Bentuk Kampung Bersinar, Perangi Narkoba di Kota Tangerang

Advertorial | Rabu, 7 November 2018 | 14:07

Kasie Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kantor Kesbangpol Kota Tangerang Achmad Dimyati menjelaskan pencanangan program Kampung Bersinar kepada TangerangNews. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggencarkan pencanangan program Kampung Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Tangerang Temmy Mulyadi menjelaskan, peredaran narkoba masih bergentayangan di tengah masyarakat, khususnya di Kota Tangerang.

Hal itu mengingat pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyebut bahwa Indonesia menjadi negara darurat peredaran narkoba.

Apalagi jika dirincikan, Kota Tangerang menjadi zona merah dalam peredaran barang haram yang dapat merusak bangsa tersebut.

Menurutnya, sebab Kota Tangerang menjadi zona merah adalah karena menjadi pintu gerbangnya Indonesia yaitu adanya transportasi udara, laut maupun darat.

Terlebih, 70 persen narapidana mendekam di Kota Tangerang merupakan tahanan kasus narkoba. Sehingga barang haram tersebut rentan beredar.

Oleh karena itu, demi meminimalisir dan memberantas peredaran narkoba dari berbagai jenis, pemerintah setempat terus menggalakkan program Kampung Bersinar.

"Kami gencarkan Kampung Bersinar, karena peran serta masyarakat sangat penting dalam memberantas dan mencegah peredaran narkoba," ujarnya di Kantor Kesbangpol Kota Tangerang, Rabu (7/11/2018).

Temmy memaparkan, Kampung Bersinar merupakan kampung yang membentuk sebuah wadah untuk memerangi narkoba di setiap lingkungan di Kota Tangerang.

Kampung Bersinar tersebut terdiri dari elemen masyarakat yang juga akan memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba di lingkungannya.

Selain itu, mereka akan membentuk sebuah posko anti narkoba yang berfungsi sebagai media dalam memberantas peredaran narkoba.

Temmy mengatakan, pada tahun 2019 mendatang Kesbangpol menargetkan 1.004 Rukun Warga (RW) di Kota Tangerang untuk berperan membentuk Kampung Bekelir demi kota berjuluk Akhlakul Karimah ini bersih dari narkoba.

"Nanti mereka ada struktur organisasinya, ada sekretariatnya, itu melakukan sosialisasi-sosialiasi. Bisa juga pasang spanduk, pasang posko, dan lain-lain. Tahun 2019 bakal terbentuk semuanya sehingga satgas bisa mempersempit ruang gerak peredaran narkoba," paparnya.

Kasie Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kantor Kesbangpol Kota Tangerang, Achmad Dimyati menjelaskan, sejauh ini 4.160 anggota satgas Kampung Bersinar sudah terbentuk di 104 kelurahan dari 13 kecamatan di Kota Tangerang.

"Seperti di Kreo, Kecamatan Larangan, mereka sudah membentuk Kampung Bersinar bernama Kereta. Nah kampung ini ada inisiatif untuk membentuk karena di lingkungannya kerap dijadikan untuk jual beli barang narkoba, masyarakat gerah," katanya.

Dimyati berharap, ada keterlibatan masyarakat demi memerangi narkoba. Karena Kantor Kesbangpol, BNN, maupun Polri saja tidak cukup untuk memberantas peredaran narkoba.

Oleh sebab itu, Dimyati mendorong masyarakat untuk membentuk Kampung Bersinar di lingkungannya demi memutus mata rantai narkoba sehingga dapat mencetak generasi bangsa yang cerdas.

"Kita buat 2 tahap pada tahun 2019 ini untuk bentuk Kampung Bersinar di seluruh RW di Kota Tangerang. Narkoba tidak akan berhasil kalau tidak diperangi secara bersama-sama," imbuhnya.(ADV).

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill