Connect With Us

Sopir Kecelakaan Maut Santri Ditetapkan Tersangka

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 28 November 2018 | 18:50

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan beserta jajarannya saat menginterogasi Rizki Fahmi Azim berusia 20 tahun yang menjadi sopir rombongan santri dalam peristiwa kecelakaan maut di jembatan layang Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Polisi menetapkan Rizki Fahmi Azim sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang terjadi di jembatan layang Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang beberapa waktu lalu. Rizki adalah sopir yang mengangkut 23 santri termasuk dirinya dengan mobil bak terbuka.

"Sore hari ini kami menetapkan satu tersangka atas kejadian tersebut yaitu saudara Rizki Fahmi Azim berusia 20 tahun yang beralamat di Karang Tengah," jelas Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Rabu (28/11/2018).

Harry menerangkan, tersangka yang tidak memiliki SIM A dan KTP tersebut melanggar Undang-undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

"Dari keterangan yang kami dapatkan, kendaraan punya STNK. Tersangka ini juga tidak mempunyai SIM," ucapnya.

Meskipun begitu, lanjut Harry, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka yang baru saja pulih dari rumah sakit ini untuk melengkapi berkas penyidikan dan mempertimbangkan masalah penahanan.

"Terkait masalah penahanan, nanti kami diberikan 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan apakah tersangka wajib ditahan atau ada pertimbangan lain. Yang jelas sore hari ini kami akan melakukan pemeriksaan secara intensif kepada  tersangka," kata Harry.

Tersangka yang mengendarai mobil bak terbuka bernopol B-9029-RV itu mengalami kecelakaan tunggal saat mengangkut rombongan santri di jembatan layang Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (25/11/2018). Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan tiga santri meninggal dunia dan 20 santri lainnya luka-luka, termasuk tersangka.(RMI/HRU)

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill