Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Pembahasan Masuk Tahap Lanjut
Selasa, 21 April 2026 | 07:32
Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.
TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Multi Stakeholder Forum (MSF), Rabu (19/12/2018).
Acara menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Roro Wide Sulistyowati dan Transparansi Internasional Indonesia (TII) Hani Yulianto.
Kegiatan bertemakan "PLN Bebas Korupsi Adalah Mimpi, Jika Kamu Tidak Peduli" ini berlangsung di Hotel Golden Tulip, Kota Tangerang.
Forum pun dihadiri sejumlah jajaran manajemen PLN UID Banten, perwakilan dari PLN kantor pusat, perwakilan anak perusahaan PLN, serta mitra kerja yang bekerjasama dengan PLN UID Banten.
Senior Manager Bidang Niaga PLN UID Banten Moch Andy Adchamnoerdin mengatakan, bahwa kegiatan MSF ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan tercipta sistem yang bersih, transparan, dan berintegritas" ucapnya.
Sehingga, kata dia, PLN dalam menjalankan segala kegiatan aktivitasnya, proses bisnis bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan tercipta sistem yang bersih, transparan dan berintegritas.
Selain itu, Andy menyampaikan apresiasi kepada mitra kerja yang telah mendukung untuk menjaga PLN tetap bebas korupsi dan bersih.
"Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan marilah kita bersinergi bahu-membahu menjaga PLN tetap bebas korupsi dan bersih," imbuhnya.
Forum berlangsung dengan interaktif. Dalam kesempatan ini, pihak PLN UID Banten menyerahkan cinderamata kepada Transparansi Internasional Indonesia dan KPK.(MRI/RGI)
Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.
TODAY TAG-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
Petugas Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah warung di kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi yang disinyalir kerap menjadi lokasi peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews