Connect With Us

PLN Disbanten Buka Forum Bebas Korupsi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 Desember 2018 | 20:00

Kegiatan Multi Stakeholder Forum (MSF) yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, Rabu (19/12/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Multi Stakeholder Forum (MSF), Rabu (19/12/2018).

Acara menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Roro Wide Sulistyowati dan Transparansi Internasional Indonesia (TII) Hani Yulianto.

Kegiatan bertemakan "PLN Bebas Korupsi Adalah Mimpi, Jika Kamu Tidak Peduli" ini berlangsung di Hotel Golden Tulip, Kota Tangerang.

Forum pun dihadiri sejumlah jajaran manajemen PLN UID Banten, perwakilan dari PLN kantor pusat, perwakilan anak perusahaan PLN, serta mitra kerja yang bekerjasama dengan PLN UID Banten.

Senior Manager Bidang Niaga PLN UID Banten Moch Andy Adchamnoerdin mengatakan, bahwa kegiatan MSF ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan tercipta sistem yang bersih, transparan, dan berintegritas" ucapnya.

Sehingga, kata dia, PLN dalam menjalankan segala kegiatan aktivitasnya, proses bisnis bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan tercipta sistem yang bersih, transparan dan berintegritas.

Selain itu, Andy menyampaikan apresiasi kepada mitra kerja yang telah mendukung untuk menjaga PLN tetap bebas korupsi dan bersih.

"Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan marilah kita bersinergi bahu-membahu menjaga PLN tetap bebas korupsi dan bersih," imbuhnya.

Forum berlangsung dengan interaktif. Dalam kesempatan ini, pihak PLN UID Banten menyerahkan cinderamata kepada Transparansi Internasional Indonesia dan KPK.(MRI/RGI)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill