Connect With Us

Usai Pesta Miras Oplosan, Tiga Orang Tewas

| Selasa, 4 Mei 2010 | 18:22

Minuman Keras (Tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS-Sebanyak tiga orang warga Kelurahan Buaran, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, tewas akibat pesta minuman keras oplosan. Sementara tiga orang lainnya dirawat dirumah sakit.
 
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Arie Ardian Rishadi, ketiga korban yang tewas yakni Toto, Endang dan Rohman. Sementara Nur Hadi, Andi Rahman dan Rusdianto masih dirawat di Rumah Sakit Usada Insani. Mereka semua merupakan warga Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Tangerang.
 
Pesta minuman keras dilakukan pada Sabtu (1/5) malam sekitar pukul 00.00 WIB disebuah lapak pecel ayam yang terletak di Jalan KH Hasyim Ashari No.24, tak jauh dari tempat tinggal mereka.
 
Sebanyak 10 botol miras bermerek  Mansion yang disiapkan dicampur dengan 20 gelas minuman sirup Ale-ale dan Frutang. “Dari hasil olah TKP, kita menemukan tutup botol miras merek Mansion dan beberapa gelas minuman sirup. Ada indikasi minuman ini dicampurkan,” kata Arie.
 
Kesesokannya, lanjut Arie, para korban mulai merasakan mual, pusing kepala dan muntah-muntah, hingga dilarikan ke RS Usada Insani. Namun korban Endang dan Rohman tewas pagi ini.
 
Sementara Toto tewas siang tadi pukul 13.00 WIB ketika hendak dibawa ke rumah sakit Usada Insani.
 
Sedangkan tiga korban lainnya masih dalam perawatan. “Endang tewas tadi malam sekitar Pukul 23.00 WIB, Rohman tewas pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB. Kalau Toto tewas dijalan, belum sempat dibawa ke rumah sakit,” terangnya.
 
Meski demikian, Arie belum mengambil kesimpulan kalau hal tewasnya korban dikarenakan campuran munuman keras. Untuk itu, pihaknya akan melihat hasil tes labolatorium forensik.
 
Selain itu, kata dia, masih ada 4 orang lain yang ikut dalam pesta miras tersebut, sehingga mereka masih dicari untuk dimintai keterangan.
“Untuk kepastiannya kita tunggu hasil tes forensik terhadap barang bukti dan menurut informasi, ada 4 orang lagi yang ikut pesta miras tersebut, nanti kita selidiki lebih lanjut,” ungkap Arie.
 
Sementara itu, korban selamat, Andi menuturkan, beberapa jam usai mengkonsumsi miras tenggorokan terasa tersedak, ulu hati sakit dan kepala pusing. “Sampai sekarang dada saya masih panas dan kepala pusing,” ungkapnya ketika ditemui di Paviliun Arjuna lantai 2 RS Usada Insani. (rangga)
 

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill