Connect With Us

Naikkan Harga Sewa, 3 Pengelola GOR Tangerang Dipecat

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Januari 2019 | 20:56

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Dedi Suhada. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah gencar memberantas pengelola gelanggang olahraga (GOR) yang menaikkan harga sewa.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Dedi Suhada, dalam beberapa bulan terakhir, pihaknya telah memberhentikan tiga orang pengelola GOR yang terindikasi mematok harga yang tidak sesuai peraturan berlaku.

"Sudah tiga orang dipecat. Itu kami berhentikan karena pengelola menaikkan tarif," ujar Dedi kepada TangerangNews, Senin (21/1/2019).

Namun, ia tidak merinci dimana tiga oknum pengelola GOR tersebut bertugas.

Ditegaskannya, pengelola GOR dilarang menaiki tarif kepada para penyewa baik bersifat konvensional maupun non konvensional. Sebab, tarif pemakaian GOR telah diatur secara rinci dalam Peraturan Daerah Kota Tangerang No 1/2017.

"Pengelola memang dilarang menaikkan tarif. Karena harga pemakaian sudah ada aturannya. Kalau non komersial perhari dikenakan Rp600 ribu dan komersial dikenakan Rp3 juta 500 ribu," jelasnya.

Dedi menambahkan, masyarakat memang diperbolehkan untuk menyewa sarana dan prasarana olahraga yang ada di Kota Tangerang untuk kegiatan seperti perayaan pernikahan hingga even olahraga.

Namun dalam pelaksanaannya, pengelola GOR kerap mematok tarif pemakaian melebihi angka yang telah ditetapkan. Sejauh ini, kata Dedi, pihaknya gencar memberantas para pengelola yang nakal ini.

"Kami memang sedang berantas. Sudah sering mengingatkan mereka, sering memberikan teguran, syok terapi. Ya kalau ada kasus semacam itu laporkan saja," tuturnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Tangerang memiliki 19 GOR dan 6 stadion mini yang tersebar di Kota Tangerang. Keberadaan fasilitas olahraga itu merupakan salah satu sektor pendapatan asli daerah. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan PAD sebesar Rp840 juta.(RMI/HRU)

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KOTA TANGERANG
Dua Siswa SMK Budi Luhur Tangerang Lolos Seleksi Jakarta Youth Film Lab 2026

Dua Siswa SMK Budi Luhur Tangerang Lolos Seleksi Jakarta Youth Film Lab 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 15:25

Dua siswa SMK Budi Luhur kelas XI jurusan Broadcast TV, Hilal Anargya Prasetyo (Argy) dan Raziel Tuenku Akbar (Raziel), berhasil terpilih sebagai peserta dalam ajang bergengsi Jakarta Youth Film Lab 2026.

KAB. TANGERANG
Pendaftar Isbath Nikah Membludak hingga 1.297 Pasang, Pemkab Tangerang Fokus Pasutri Lansia

Pendaftar Isbath Nikah Membludak hingga 1.297 Pasang, Pemkab Tangerang Fokus Pasutri Lansia

Jumat, 12 Juni 2026 | 17:01

Antusiasme masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan legalitas pernikahan tercatat sangat tinggi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill