Connect With Us

Polisi Jaga Ketat Rekapitulasi Suara, Area KPU Kota Tangerang Disterilkan

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 4 Mei 2019 | 14:46

Suasana Polisi menjaga kantor KPU Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota menjaga ketat  rekapitulasi suara Pemilu 2019 di tingkat KPU Kota Tangerang. Bahkan area kantor KPU Kota Tangerang disterilkan.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, ada 30 personel gabungan yang berjaga di area kantor KPU.

Menurutnya, penjagaan ketat tersebut dilakukan selama proses rekapitulasi di tingkat Kota Tangerang selesai, yaitu mulai hari, Sabtu, 4 Mei hingga 7 Mei 2019.

Suasana Polisi menjaga kantor KPU Kota Tangerang.

"Kekuatan pengamanan hari ini ada 30 personel gabungan TNI dan Polri," ujarnya di kantor KPU Kota Tangerang, Sabtu (4/5/2019).

Abdul menuturkan, area Kantor KPU Kota Tangerang dilakukan sterilisasi. Jalan Nyimas Melati yang berada di depan kantor KPU pun ditutup dengan separator jalan.

Suasana Polisi menjaga kantor KPU Kota Tangerang.

"Kita rencana tetap strerilkan disini. Tapi saya akan lihat karena disini kan ada beberapa tempat kegiatan masyarakat, juga ada pemukiman," jelasnya.

Abdul belum memastikan penutupan jalan dengan separator dalam rangka sterilisasi tersebut diterapkan hanya hari ini atau hingga rekapitulasi selesai. Mengingat, terdapat beberapa kantor dan sekolah yang berada kawasan tersebut.

"Mungkin akan tetap kita kawal disini, tidak akan kita kosongkan. Kita jangan _underestimate_. Semua akan kita tutup, akan kita sekat. Masuk kantor KPU harus steril sampai dengan selesai tanggal 7 perhitungan suara," paparnya.(RMI/HRU)

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

NASIONAL
Viral, Bocah SD di NTT Tulis Surat Perpisahan Sebelum Gandir Diduga Gegara Tak Dibelikan Buku dan Pensil

Viral, Bocah SD di NTT Tulis Surat Perpisahan Sebelum Gandir Diduga Gegara Tak Dibelikan Buku dan Pensil

Rabu, 4 Februari 2026 | 10:47

Seorang,m siswa kelas IV sekolah dasar berinisial YBR, 10, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon cengkih di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 29 Januari 2026, lalu.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

BANTEN
Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Selasa, 3 Februari 2026 | 08:52

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill