Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Menjelang arus mudik Lebaran 1440 H, sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang masih mengalami kerusakan.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi terkait akses jalan protokol ataupun nasional.
"Kita koordinasi kaitan jalur akses jalan protokol, nasional, provinsi dan kota, yang rusak berlubang untuk terus diperbaiki," ujar Arief di Kota Tangerang, Selasa (21/5/2019).
Di Kota Tangerang, menurut Arief, terbagi beberapa ruas jalan yang akan dilintasi para pemudik setiap tahunnya. Beberapa hari ini, dirinya juga mengaku telah melakukan sweeping ke jalan-jalan yang rusak dan berlubang.
Namun demikian, ia memastikan bahwa masyarakat Kota Tangerang dapat mudik dengan aman dan nyaman.
"Karena kalau lintasan Kota Tangerang ini terbagi aksesnya. Kendaraan roda dua biasanya melintasi Jalan Daan Mogot, Merdeka dan Gatot Subroto. Sementara kendaraan roda empat melintasi jalan tol," kata Arief.
"Sebenernya Jasa Marga menargetkan selesai pada April untuk perbaikan akses pintu tol Karang Tengah yang menjadi sumber kemacetan, tapi kelihatannya belum selesai. Jadi kita akan dorong terus agar perbaikan cepat selesai," ujarnya menambahkan.(RAZ/HRU)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGRatusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews