Connect With Us

Aliran Sesat Telanjangi Tiga Warga Tanah Tinggi

| Minggu, 6 Juni 2010 | 18:48

Aliran Sesat (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Tiga warga Jalan Melati No.5 RT 05/02, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang dianiaya dan ditelanjangi oleh sekelompok massa yang diduga menganut aliran sesat. Mereka menuduh tiga warga tersebut memelihara tuyul dan melakukan hubungan zinah.
 
Peristiwa terebut terjadi pada Minggu (6/6) dini hari, sekitar Pukul 05.00 WIB. Aliran yang diduga sesat itu datang dengan baju putih-putih dan menggedor rumah kontrakan milik pasangan suami istri Muhtadin, 37, dan Marfuah 26, serta kontrakan, Yayah, 30.
 
Kemudian ketika ke tiganya keluar dari kontrakan, saat itu juga salah seorang wanita bernama Fitri sekaligus mengaku Nabi Muhammad SAW yang diduga pimpinan kelompok massa itu. melakukan penggeledahan terhadap rumah ketiganya, tapi tidak menemukan bukti.
 
Ketiganya yang kaget akan tuduhan itu mengaku tidak mengetahui apa yang dimaksud aliran tersebut. Namun kelompok aliran itu tetap menelanjangi ketiga warga dan  memaksa untuk mengakui.
 
Tak hanya itu, massa juga memukul kepala Marfuah dan Yayah dengan kayu hingga menyebabkan luka robek. Aksi tersebut sempat direlai warga sekitar yang juga datang ke lokasi untuk melihat langsung kejadian tersebut.
 
Aksi tersebut dihentikan setelah aparat Polsek Tangerang yang mendatangi lokasi. Khawatir akan ada aksi massa balasan, petugas polisi, lalu membawa ketiga warga dan pimpinan massa itu ke Polsek Tangerang (Benteng) untuk diamankan.
 
Menurut keterangan RW 02, M Hasan, kelompok massa ini merupakan keluarga Fitri yang sering melakukan pertemuan di rumah milik kakek mereka yang tak jauh dari rumah korban.
 
Fitri sendiri adalah warga Kelurahan Bugel, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Pengajian kelompok yang dipimpin Fitri ini sudah berlangsung selama 10 hari sejak kakeknya meninggal.
 
“Tiap siang dan malam mereka berkumpul untuk berzikir dan mengaji, tapi pengajian yang seperti apa saya juga tidak tahu. Orang-orang yang berkupul disitu juga keluarga Firti yang berasal dari Perumnas, Bugel dan Kalideres,” paparnya.
 
Sementara itu, Kapolsek Tangerang AKP Titin Sumartini ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Namun pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan Firtri untuk mengetahui kronologis kejadian. “Saya masih melakukan penyelidikan,” singkatnya. (rangga)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill