Connect With Us

Massa Pendukung Dua Dewan Dipecat, Ancam Demo DPRD

| Senin, 14 Juni 2010 | 21:57

Herry Rumawatine Ketua DPRD Kota Tangerang (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS-Koalisi Masyarakat Tangerang Bersatu (KMTB) mengancam akan menerjunkan ribuan masa untuk mendemo gedung DPRD Kota Tangerang jika Ketua DPRD Herry Rumawatine tidak mundur dari jabatannya.

Menurut Koordinator KMTB Iruswandi, pihaknya memberi waktu kepada pimpinan DPRD hinggal tanggal 30 Juni untuk segera mundur dari jabatannya. Pasalnya, Herry dalam melaksanakan proses pergantian antar waktu (PAW) dua anggota dewan dari Fraksi Demokrat yakni Munhadiyah dan Evi Elvia Abdullah tidak sesuai UU dan Peraturan.
“Kinerjanya yang tidak sesuai peraturan dikawatirkan akan mengganggu stabilitas kota tangerang. Jadi kita ingin dia mundur, kalau tidak kita akan kerahkan sekitar 3000 orang massa KMTB yang terduri daru unsur ormas Front Pembela Islam (FPI), Front Betawi Rempung (FBR) dan beberapa LSM,” tegasnya.
Iruswandi menjelaskan, ada lima poin kesalahan Herry dalam melakukan PAW dua wanita anggota DPRD. Diantaranya, pemberhentian dengan alasan dugaan penggunaan ijazah palsu kepada Munhandiah dan dugaan politik uang kepada ibu Evi Evlia Abdullah, namun tidak dibuktikan dulu melalui keputusan pengadilan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) no 16 tahun 2010 pasal 102 huruf C.
Selain itu, alasan dugaan penggunaan ijazah palsu dan politik uang adalah kebohongan public karena dalam surat Keputusan (SK) DPP Partai Demokrat bernomor 32 dan 34/SK/DPP.PD/IV/2010 terulis bahwa alas an pemecatannya karena sengketa pemilu antar calon legislative Partai Demokrat. “Tak sedikitpun dugaan ijazah palsu dan politik uang dalam SK itu, ini sudah masuk dugaan pencemaran nama baik sesuai pasal 310 KUHP,” terang Iruswandi.
Kemudian, penolakan KPUD Kota Tangerang terhadap PAW yang disampaikan Herry, juga menjadi bukti tak memahami UU dan peraturan pemerintah. Pasalnya, berdasarkan pasal 338 ayat 1, 2 dan 3 UU No 27 tahun 2009 dan Pasal 102, 103 dan 107 PP no 16 tahun 2010, yang berhak melakukan permintaan pergantian antar waktu DPRD adalah Gubernur Banten melalui Wali Kota.
Tak hanya itu, kata Iruswandi, mekanisme proses PAW yang cacat hukum lainnya adalah surat pemberhentian anggota DPRD bernomor 172.2/283/DPRD yang di tandatangani Herry telah melewati batas yang ditentukan, seperti ketentuan dalam UU no 27 tahun 2009 pasal 384 ayat 2 dan PP no 16 tahun 2010 pasal 10 ayat 3 bahwa sejak diterimanya usulan pemberhentian yang diajukan oleh pimpinan parpol, pimpinan DPRD harus menyampaikan usulan pemberhentian kepada Gubernur melalui Wali Kota paling lambat 7 hari.
Sedangkan usulan pemberhentian dari Partai Demokrat sudah diterima Herry pada tanggal 26 Mei 2010, tapi pengajuan usul kepada Gubernur pada haris Senin 7 Juni 2010 atau sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan, yakni kelebihan waktu selama 5 hari.
“Hal itu sudah menjadi bukti kuat kalau Herry tidak mengerti undang-undang dan peraturan. Kita targetkan Herry mundur dari jabatannya sebelum tanggal 30 Juni atau masyarakat kota Tangerang akan duduki gedung DPRD,” tandas Iruswandi.(rangga)

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

KAB. TANGERANG
DLHK Tangerang Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tidak Pengaruhi Proyek PSEL

DLHK Tangerang Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tidak Pengaruhi Proyek PSEL

Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:21

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang memastikan kebakaran yang sempat melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin tidak mengganggu pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill