Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan Camat di Kota Tangerang akan dipecat jika menelantarkan anak-anak yang putus sekolah.
"Ini komitmen jika tidak serius dan tidak turun maka lebih baik mundur (Camat)," jelas Arief dalam peluncuran program Tangerang Cerdas Centre di SMPN 24 Tangerang, Jumat (12/7/2019).
Arief menjelaskan Camat dan Lurah harus terjun langsung ke masyarakat untuk mencari dan memetakan anak-anak yang putus sekolah.
Anak-anak putus sekolah tersebut, kata Arief, agar diikutsertakan dalam program Tangerang Cerdas Centre sehingga dapat kembali mengenyam pendidikan.
"Makanya Camat di semua wilayah harus bisa mencari benar adanya keberadaan anak-anak itu," kata Arief.
Bahkan, lanjut Arief, ia juga akan 'mengawinkan' atau mensinergikan Lurah dengan Kepala Sekolah untuk mengentaskan anak-anak putus sekolah itu.
"Termasuk sekolah. Jadi nanti saya ingin kawinkan Lurah dan Kepala Sekolah yang ada di situ," tuturnya.
Arief menambahkan Lurah dan Kepala Sekolah juga harus bersinergi untuk mengedukasi orangtua agar membimbing anak didiknya di rumah.
"Nanti setiap Sabtu ada pendidikan orang tua bagaimana membimbing anak-anaknya karena bagaimanapun kita juga harus bisa mendidik, sekolah itu bukan hanya tempat penitipan anak," tuturnya.
Arief mengharapkan anak-anak di Kota Tangerang menjadi generasi penerus bangsa.
"Sekarang kita sama-sama ingin memberikan jaminan terbaik bagi Kota Tangerang karena yang bisa menjamin Kota Tangerang lebih baik itu adik-adik kita dan generasi penerus bangsa ini," papar Arief.(RAZ/HRU)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews