Connect With Us

Jika Ada Sekolah 'Main-main' PPDB, Gubernur Banten: Pecat!

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 18 Juni 2019 | 16:56

Gubernur Banten Wahidin Halim. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim akan menindak tegas jika ada oknum pihak sekolah yang menyalahgunakan wewenangnya (titip menitip) dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten.

Dalam pelaksanaan PPDB, terkadang diduga ada pihak-pihak oknum sekolah yang melaksanakan penerimaan tidak sesuai peraturan. Wahidin pun menyebut akan memecat oknum sekolah jika terindikasi 'bermain' dalam pelaksanaan PPDB.

"Kalau ada pihak sekolah yang main-main ya saya pecat. SPP aja tidak boleh, masa penerimaan minta duit," tegas Wahidin di bilangan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (18/6/2019).

Wahidin sendiri telah melakukan pemantauan dengan terjun langsung ke SMAN 10, SMAN 9, dan SMAN 2 Kota Tangerang untuk melihat proses serta menyimpulkan pelaksanaan PPDB.

Wahidin menuturkan bahwa sejauh ini pelaksanaan PPBD tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten berjalan lancar. Kendati lancar, kata Wahidin, sempat terjadi penumpukan pendaftar saat dalam proses verifikasi PPDB.

"Ini memang mempertimbangkan aspek daripada lingkungan masyarakat sekitar dan tadi saya ke beberapa sekolah. Saya simpulkan bahwa pada awal pelaksanaan pendaftaran memang bisa saja terjadi kerumunan sehingga belum tertata secara baik. Tapi setelah itu berjalan normal," ucapnya.

Sebelumnya, Wahidin menganggap bahwa PPDB tahun ini yang jalur penerimaan siswanya lebih memprioritaskan sistem zonasi belum efektif.

"Sebetulnya kalau dilihat secara parsial efektif. Cuma nanti arahnya ke mana banyak orang berharap harusnya dikedepankan prestasi tapi sekarang nggak, harus lingkungan, menurut saya belum efektif," katanya.(RMI/HRU)

NASIONAL
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Wapres Tetap Tak Didiskualifikasi

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Wapres Tetap Tak Didiskualifikasi

Rabu, 7 Oktober 2026 | 14:35

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Tangsel Siaga Influenza A: 8 Orang Positif, 256 Alami Gejala Serupa

Tangsel Siaga Influenza A: 8 Orang Positif, 256 Alami Gejala Serupa

Selasa, 6 Oktober 2026 | 23:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terkait penularan penyakit infeksi saluran pernapasan, Influenza A.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill