Connect With Us

Warga Cina Benteng Datangi Komnas HAM

| Jumat, 25 Juni 2010 | 17:04

Bentrok antara warga dengan Satpol PP. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANGNEWS-Warga Kampung Cina Benteng, Neglasari, Kota  Tangerang, berunjuk rasa di Kantor Komnas HAM, Jakarta, siang ini. Mereka meminta Komnas HAM untuk memfasilitasi pertemuan antara warga dan Pemerintah Kota Tangerang terkait rencana penggusuran di pinggiran Kali Cisadane.
 
“Melalui Komnas HAM, kami berharap bisa bertemu dengan Pemerintah Kota. Kami hanya mau menyampaikan keinginan kami untuk tidak digusur. Kami mau dilakukan penataan ulang,” terang Nata, salah seorang warga, di Jakarta, kemarin. Selain menolak penggusuran, warga Kampung Cina Benteng juga menolak relokasi.
 
Warga juga meminta agar Komnas HAM mendesak Pemerintah Kota Tangerang menunda pelaksanaan penggusuran.  Menanggapi kehendak warga, Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh menyatakan, bahwa pihaknya segera mengirimkan surat yang berisi permintaan penundaan penggusuran.
 
Bersama dengan surat tersebut, Komnas HAM pun meminta agar Pemerintah Kota Tangerang mengirimkan penjelasan tertulis terkait rencana penggusuran di kawasan Kali Cisadane.
 
Atas kasus penggusuran di Kampung Cina Benteng, Komnas HAM menyimpulkan pemerintah telah mengabaikan hak warga negara. “Wilayah yang mau digusur itu sesungguhnya secara hukum sah dimiliki oleh warga,” tegas Ridha.
 
Lewat pertimbangan tersebut, Komnas HAM sudah berkomitmen untuk terus memperhatikan perkembangan kebijakan di kawasan Kampung Cina Benteng. “Dalam kasus ini, Komnas HAM akan melakukan proses mediasi,” imbuh Ridha. Komnas HAM menyimpulkan bahwa solusi terbaik atas persoalan Kampung Cina Benteng adalah penataan ulang. (*mi/dira)

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Jumat, 25 September 2026 | 22:05

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill