Connect With Us

Aplikasi Moms Keren di Tangerang Diklaim Dapat Tekan Angka Kematian Ibu & Bayi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 9 Oktober 2019 | 16:51

Seorang ibu saat menggunakan aplikasi Moms Keren. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang gencar menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) dengan menghadirkan aplikasi Moms Keren.

Kasie Kesehatan Keluarga Dinkes Kota Tangerang Sisca Rusmawati mengungkapkan, pada periode Agustus 2019, jumlah kematian ibu hanya mencapai 3 kasus. Angka itu terjadi penurunan dalam periode serupa pada 2018 yang mencapai 5 kasus.

"Demikian juga dengan kematian bayi terjadi penurunan yang cukup signifikan menjadi 10 kasus," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (9/10/2019).

Keberhasilan penurunan jumlah kematian ibu dan bayi ini, kata Sisca, dirasa masih belum optimal karena cita-cita Kota Tangerang adalah menuju zero death. Saat ini jumlah sasaran ibu hamil di Kota Tangerang mencapai 40.132 ibu hamil.

"Maka, agar mampu menjangkau semua ibu hamil dan memastikan setiap ibu hamil mendapatkan pelayanan sesuai standar, kami hadirkan aplikasi Moms Keren," ucapnya.

Moms Keren merupakan akronim dari monitoring kehamilan dan kesehatan ibu dan anak secara terencana. Aplikasi yang telah diluncurkan sejak 10 September 2019 ini tengah disosialisasikan kepada masyarakat Kota Tangerang khususnya bagi ibu hamil.

"Sehingga, melalui media Moms Keren sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta mempercepat penurunan AKI dan AKB (angka kematian bayi)," ungkapnya.

Aplikasi Moms Keren yang dapat diunduh melalui ponsel pintar ini memungkinkan para ibu hamil melakukan self monitoring kesehatannya selama hamil, dan mendapatkan informasi tentang perencanaan kehamilan, persiapan persalinan, tanda bahaya saat hamil, perawatan pasca salin serta perawatan bayi baru lahir dan balita.  

"Jadi, melalui aplikasi ini mampu mengidentifikasi tanda bahaya sejak dini pada masa kehamilan, maka penemuan risiko akan cepat ditangani," katanya.

Diharapkan dengan adanya aplikasi ini, kata Sisca, dapat membantu ibu hamil di Kota Tangerang memperoleh informasi yang akurat terkait dengan kehamilan, persalinan dan perawatan bayi balita. 

"Akhirnya, ibu yang pintar akan melahirkan anak yang sehat dan menciptakan generasi muda Kota Tangerang yang berakhlakul karimah," pungkasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Dipicu Ledakan Motor Listrik, 2 Rumah di Pamulang Terbakar, 6 Korban Luka-luka

Dipicu Ledakan Motor Listrik, 2 Rumah di Pamulang Terbakar, 6 Korban Luka-luka

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:31

Peristiwa kebakaran melanda kawasan Perumahan Cendana Residence, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat 5 Juni 2026, malam.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill