Connect With Us

Pelantikan Presiden, Polisi Jaga Ketat Perbatasan Kota Tangerang & Jakarta

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 18 Oktober 2019 | 20:01

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Polres Metro Tangerang Kota menyampaikan akan menjaga ketat objek-objek vital selama momen menjelang maupun saat berlangsungnya pelantikan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengatakan, selain objek-objek vital, pihaknya juga akan mengerahkan petugas keamanan di empat titik perbatasan antara Kota Tangerang dengan Jakarta.

Menurutnya, penyekatan massa berlangsung selama 19-20 Oktober 2019 atau momen menjelang hingga selesai pelantikan kepala negara Indonesia itu.

"Kami mengamankan daerah dengan pola penyekatan," ujar Abdul di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (18/10/2019).

BACA JUGA:

Empat titik yang menjadi perhatian penyekatan massa di antaranya adalah Ciledug, Jatiuwung, Batuceper, dan Sepatan, Tangerang.

"Di samping itu, ada beberapa titik yang perlu dijaga semacam obvit (objek vital). Obvit tempat-tempat gardu listrik dan lainnya yang merupakan tempat keramaian masyarakat," ungkapnya.

Dalam penyekatan massa, Abdul menyebut, pihaknya akan mengerahkan 1.500 anggota Polri. Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya pelajar untuk tidak melakukan aksi demonstrasi saat hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Peran orangtua dalam melakukan pengawasan kepada anaknya harus ditingkatkan," pungkasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill