Connect With Us

Jelang Pelantikan Presiden, Dua Titik di Tangsel Ini Dijaga Ketat

Rachman Deniansyah | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:00

Ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta bertolak ke Senayan, Jakarya Pusat guna melakukan aksi tepat di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (24/9/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tinggal menunggu hari. Demi menjaga kemanan, Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) akan menerjunkan ratusan personelnya. 

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tangerang Selatan Kompol Murodih mengatakan, pihaknya mengantisipasi adanya keberangkatan massa menjelang pelantikan, pada Minggu (20/10/2019) mendatang. 

"Sementara personel kita siagakan bagi Polres maupun di Polsek. Untuk pasukan khusus 150 personel. Kemudian unsur TNI 100 personel. Itu di luar sentra ekonomi dan objek vital, yah," jelas Murodih saat dihubungi, Kamis (17/10/2019).

BACA JUGA:

Murodih menuturkan, ratusan personel itu nantinya akan disebar di berapa titik.  "Kita pertebal antara Ciputat dan Pamulang," tuturnya. 

Murodih menerangkan, titik itu ditetapkan lantaran pada rangkaian aksi sebelumnya, kedua wilayah tersebut terdapat konsentrasi massa yang cukup besar. 

"Lintasannya dari sana. Dari Ciputat dan Pamulang, arah Lebak Bulus ke Jakarta. Arah lain tidak ada," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:59

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Pergudangan Industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill