Connect With Us

Batik Nusantara Hadir di Bazar Sejarah Perniagaan & Potensi Rempah

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:28

Stand produk batik Nusantara usaha mikro hadir di acara Kebudayaan Maritim yang bertemakan Spice Route Culture Indonesia 2019 di halaman Transmart, Cikokol, Kota Tangerang, Selasa (29/10/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Batik nusantara hadir menyemarakkan Spice Route Culture Indonesia 2019 yang diinisiasi Kementerian Koordinator Kemaritiman di halaman Transmart, Cikokol, Kota Tangerang resmi dibuka, Selasa (29/10/2019).

Dalam even bertemakan Sejarah Perniagaan dan Potensi Rempah Indonesia yang digelar selama 29-31 Oktober 2019 ini, stand UMKM batik nusantara dari TatoTato Wear sangat mencuri perhatian.

Sebab, sejumlah batik-batiknya dikenakan para model dari anggota Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kota Tangerang saat pembukaan event kemaritiman ini.

Grand Owner TatoTato Wear Henny Ambarwati mengatakan, pihaknya berjualan batik nusantara untuk menyemarakkan event ini.

"Batik yang kami jual beragam motif, yang tentunya dari nusantara. Ada batik dari Lombok, Kalimantan, Cirebon, Solo, hingga Pekalongan," ujarnya kepada TangerangNews.

TatoTato Wear merupakan UMKM asal Jakarta. Sementara desainernya asal Bandung yang cukup kompeten. Sang desainer, kata Henny, memadukan kain tenun dengan batik hingga menciptakan batik wear.

Baca Juga :

"Alhamdulillah, hampir setiap even kami turut terlibat. Selain berjualan, untuk menunjukkan kekayaan batik nusantara," jelasnya.

Ketua Genpi Kota Tangerang Korry El Yana mengaku, motif-motif batik nusantara terutama dari TatoTato Wear sangat cocok untuk dipakai dalam ragam penampilan.

"Bagus, cocok, ya. Mau kondangan, mau menghadiri acara-acara pakai batik nusantara karena memiliki desain yang menarik," tuturnya.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Endang Purwaningsih menambahkan, pihaknya mendorong pelaku-pelaku UMKM untuk memamerkan dagangannya dalam sejumlah even besar.

"Kami pastinya support kemajuan pelaku UMKM demi menggerakkan roda ekonomi masyarakat," pungkasnya.

Ada sebanyak 31 pelaku UMKM asal Tangerang dan Jakarta yang memamerkan produk unggulannya dagangannya, mulai dari kuliner hingga fashion.(RAZ/HRU)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36

Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill