Connect With Us

Selama 2019, Disperindag Fasilitasi 100 Sertifikasi Halal Gratis Bagi IKM di Tangerang

Advertorial | Kamis, 5 Desember 2019 | 16:47

Para pelaku industri kecil menengah (IKM) memperoleh sertifikasi halal gratis yang difasilitasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang mendorong para pelaku industri kecil menengah (IKM) untuk memenuhi syarat kehalalan bagi produknya.

Kepala Disperindag Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan, pihaknya selama tahun 2019 telah memfasilitasi sertifikasi halal secara gratis bagi 100 pelaku IKM se-Kota Tangerang.

"Sedangkan selama tahun 2014 sampai 2019 ini, kami telah fasilitasi 507 pelaku industri kecil memperoleh sertifikasi halal secara gratis," ujarnya dalam momentum penyerahan sertifikasi halal bagi IKM di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang, Kamis (5/12/2019).

Para pelaku industri kecil menengah (IKM) memperoleh sertifikasi halal gratis yang difasilitasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang.

Menurut Herman, sertifikasi halal yang diterbitkan MUI Provinsi Banten melalui LPPOM ini sangat bermanfaat bagi kehalalan sebuah produk.

Sehingga, sertifikasi halal dan label halal dapat mendorong IKM untuk memudahkan pemasaran produknya. Sebab, produk yang tersertifikasi halal tentu terjamin dan aman untuk dikonsumsi.

Para pelaku industri kecil menengah (IKM) memperoleh sertifikasi halal gratis yang difasilitasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang.

"Jadi IKM di Kota Tangerang dapat mendongkrak perekonomian demi kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Para pelaku IKM yang memperoleh sertifikasi halal secara gratis yang difasilitasi Disperindag tersebut berasal dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang dengan usaha di bidang makanan dan minuman.

Para pelaku industri kecil menengah (IKM) memperoleh sertifikasi halal gratis yang difasilitasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang.

Syafruddin, IKM asal Kota Tangerang yang memproduksi usaha minuman teh dan jus mengaku sertifikasi halal yang diterimanya secara gratis ini sangat terbantu demi kesuksesan usahanya.

"Ya, sangat terbantu. Jadi, produk saya insyaallah bisa dipasarkan di minimarket atau supermarket karena sudah memenuhi syarat kehalalan," ungkap pengusaha yang lapaknya berada di Jalan TMP Taruna Kota Tangerang ini.

Menurut pria yang telah menjadi IKM sejak dua tahun lalu tersebut, saat ini masih banyak pelaku IKM di Kota Tangerang yang produknya belum tersertifikasi halal. Ia menyebut, salah satu faktor alasan para pelaku IKM tidak mengurus sertifikasi halal karena biayanya yang cukup tinggi, yakni harus merogoh kocek Rp2,5 juta melalui LPPOM MUI Provinsi Banten.

"Kalau mengurus sendiri kan mahal, ya. Nah, saya beruntung menjadi salah satu penerima sertifikasi halal secara gratis. Maka, saya berharap para pelaku IKM bergabung dengan Disperindag untuk mendapat pembinaan agar demi kesuksesan usahanya," pungkasnya.

Prosesi pendaftaran sertifikasi halal yang difasilitasi Disperindag Kota Tangerang cukup mudah. Pengusaha makanan dan minuman hanya perlu melampirkan persyaratan fotokopi KTP, foto hasil produk, keterangan usaha/SKDU, surat izin usaha mikro kecil, mengisi formulir pendaftaran, pernyataan/keterangan telah memproduksi secara kontinyu. Tahap awal pendaftaran tersebut diajukan ke Disperindag Kota Tangerang yang beralamat di Gedung Cisadane, Jalan KS Tubun No 1, Kota Tangerang.(ADV)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill