Connect With Us

Pasien Belum Bisa Berobat Rawat Inap di Puskesmas

| Jumat, 16 Juli 2010 | 18:13

RSUD Kabupaten Tangerang terbakar, tampak sejumlah keluarga pasien sedang mengamati aksi petugas pemadam kebakaran dalam memadamkan api. Akibat kebaran itu RSUD mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar (tangerangnews / tangerangnews/rangga)




TANGERANGNEWS-Puskesmas di Kota Tangerang saat ini belum bisa melayani pasien untuk rawat inap , selain untuk pasien melahirkan. Padahal fasilitas tersebut sangat dibutuhkan bagi pasien miskin yang menderita penyakit berat yang diharuskan menjalani rawat inap.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi B DPRD kota Tangerang Edi Suhendi. Menurutnya, puskesmas seharusnya sudah ada yang bisa menerima rawat inap bagi pasien kurang mampu. Pasalnya selain biaya perawatan Puskesmas lebih murah, hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya penolakan pasien di Rumah Sakit Umum karena tidak memiliki kartu multi guna.

“Masyarakat sangat membutuhkan fasilitas tersebut, seperti penderita demam berdarah. Karena banyak sekali aduan yang kami terima tentang sulitnya berobat inap di RSU,” terangnya, Jumat (16/7).

Selain itu, kata dia, saat ini belum semua masyarakat Kota Tangerang memiliki kartu multi guna. Sementara anggaran sebesar 10 miliar dari Pemerintah Kota Tangerang untuk fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi 300 ribu warga yang memiliki kartu multi guna dinilai masih kurang.

Edi mengatakan, sebelumnya pihaknya telah menyampaikan usulan pengadaan puskesmas rawat inap di 13 Kecamatan di kota Tangerang kepada Wali Kota Tangerang H Wahidin Halim. Namun hingga saat ini belum medapatkan respon. “Kami sangat berharap Wali Kota segera menanggapi masalah puskesmas rawat inap ini. Sehingga diharapkan masyarakat Kota Tangerang dapat mendapatkan perawatan terbaik,” papar Edi.(rangga)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Hari Pertama Dibuka, Gerai Samsat Periuk Jaya Diserbu Wajib Pajak

Hari Pertama Dibuka, Gerai Samsat Periuk Jaya Diserbu Wajib Pajak

Senin, 9 Februari 2026 | 12:41

Hari pertama operasional Gerai Samsat Periuk Jaya, Kota Tangerang diserbu warga, Senin 9 Februari 2025. Ratusan wajib pajak langsung membayar pajak kendaraannya di lokasi pelayanan baru.

TANGSEL
Kali di Serpong Berwarna Putih, Diduga Tercemar Akibat Kebakaran Gudang Pestida Taman Tekno

Kali di Serpong Berwarna Putih, Diduga Tercemar Akibat Kebakaran Gudang Pestida Taman Tekno

Senin, 9 Februari 2026 | 16:09

Aliran kali di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berada di belakang Pergudangan Taman Tekno, berubah warna mrnjadi putih susu dan mengeluarkan aroma menyengat bahan kimia.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill