Connect With Us

Selamatkan Anak, Ayah di Ciledug Indah Tewas Akibat Hipotermia

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 Januari 2020 | 22:14

Banjir di Perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Aceng Ismail, 53, meregang nyawa diduga karena hipotermia saat banjir di Kompleks Ciledug Indah I, Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu (1/1/2020).

Husni Insan, warga setempat mengatakan, ayah tiga anak tersebut meninggal setelah sempat mengupayakan keselamatan anak-anaknya dari peristiwa banjir. 

“Tadi dia mau nyelamatin anaknya tiga orang yang masih di dalam rumah,” ujarnya.

Husni menyebut, korban berhasil menyelamatkan anak-anaknya Tetapi, setelah itu dia tampak kelelahan dan kedinginan. Petugas kesehatan juga sempat mengevakuasi korban ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong.

“Sempat dibawa ke rumah sakit tapi akhirnya meninggal. Kalau anaknya yang dia tolong alhamdulillah hidup,” ungkapnya.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Abdul Karim saat meninjau lokasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut saat ini pihaknya bersama unsur terkait sedang melakukan evakuasi warga yang belum dapat diungsikan.

“Saya sudah dengar ada yang meninggal satu orang dari wilayah ini dan sekarang sudah di rumah sakit. Kami juga masih terus melakukan evakuasi bersama pihak terkait,” pungkasnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill