Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka donasi untuk membantu warga terdampak banjir. Penerimaan donasi melalui Tangerang Bersedekah.
"Kami terima donasi untuk saudara kita yang terkena musibah banjir," ujar Zuldin, narahubung Tangerang Bersedekah, Kamis (2/1/2020).
Berdasarkan data, terdapat 267 titik banjir yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang dengan jumlah warga terdampak 16.994 jiwa.
Para korban, kata Zuldin, membutuhkan logistik seperti beras, telur, makan instan, makanan bayi, air mineral, susuk, popok dan pembalut hingga pakaian layak pakai.
"Jika donatur ingin berdonasi silahkan saja kirim ke dapur umum di Puspem Kota Tangerang. Atau hubungi saya, 081311321212," kata Zuldin.
Berdasarkan data pula, posko Puspem Kota Tangerang hingga kini telah menyalurkan bantuan kepada para korban banjir berupa 6.690 nasi bungkus, 303 dus air mineral, 1.251 dus mie instan, 78 peti telur, dan 710 buah roti.(RMI/HRU)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGBagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews