Connect With Us

Pembebasan Lahan Asrama Haji Tertunda, Banten Angkat Bicara

| Minggu, 18 Juli 2010 | 09:24

Ratu Atut Chosiyah saat Pilkada Provinsi Banten lalu. (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Belum diselesaikannya masalah pembebasan lahan untuk pembangunan asrama haji di Kota Tangerang membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten angkat bicara. Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, meminta Pemkot Tangerang untuk segera menyelesaikan masalah tersebut. "Masalah pembebasan lahan kami serahkan pada Pemkot Tangerang," ucap Atut, hari ini.
 
Menurut Atut, alasan pembebasan lahan harus diselesaikan oleh Pemkot Tangerang karena lahan untuk pembangunan asrama tersebut secara administratif masuk di wilayah Kota Tangerang.
 
Lebih lanjut Atut mengatakan, Pemprov Banten sendiri telah melakukan upaya untuk mempercepat proses pembangunan asrama tersebut. Menurutnya, pihaknya telah meminta bantuan dari Kementerian Agama RI untuk menganggarkan dana bagi pembangunan asrama dari APBN 2010 atau 2011 mendatang.
 
Selain bantuan dana, Atut mengatakan saat ini Pemprov Banten telah melakukan pembicaraan dengan pihak PT Angkasa Pura II terkait dengan penyediaan lahan.
 "Kami sudah melakukan pendekatan dengan PT Angkasa Pura II , kabarnya mereka sudah ada gambaran untuk lahan tersebut," ucap Atut.
 
Asrama haji yang akan dibangun itu bertujuan untuk menampung para jamaah haji di Provinsi Banten khususnya dan daerah lain seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung agar tidak lagi ditampung di asrama haji Pondok Gede, Jakarta atau di asrama haji Bekasi.
 
Rencana pembangunan asrama haji itu sendiri akan menempati areal seluas 20 Ha. Selain asrama, fasilitas pendukung pun akan dibangun seperti pusat perkantoran, asrama, Islamic center, aula, plaza, area dagang, parkir dan masjid.
 
Sebelumnya, Walikota Tangerang, Wahidin Halim, mengatakan, pembebasan lahan memang menjadi kendala utama dalam rencana pembangunan tersebut. Menurutnya, Pemkot Tangerang menginginkan asrama tersebut dibangun di wilayah yang terdekat dengan Bandara Soekarno-Hatta. Untuk sementara, daerah yang sedang diupayakan adalah lahan di Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda.(fil/dira)
 
OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill