Connect With Us

Jalan Daan Mogot yang Amblas Diuji Coba Dilintasi Kendaraan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 16 Januari 2020 | 17:53

Tampak pengguna jalan sudah bisa melalui ruas jalan yang sempat amblas beberapa waktu lalu di Jalan Daan Mogot Km 22, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Perbaikan ruas jalan amblas di Jalan Daan Mogot Km 22, Kota Tangerang sudah hampir rampung, Kamis (16/1/2020). Petugas pun membuka ruas jalan tersebut untuk diuji coba dilintasi kendaraan.

Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian PUPR Euis Rahayu mengatakan Jalan Daan Mogot sudah dapat dilalui kendaraaan untuk sementara waktu.

"Sudah bisa dilalui kendaraan sampai 100 ton," ujarnya di lokasi jalan amblas tersebut.

Perbaikan jalan ambles sedalam 2,5 meter yang dilakukan Kementerian PUPR tersebut memakan waktu hampir satu pecan.

Euis menuturkan, lubang yang amblas itu untuk sementara masih ditutupi menggunakan dua lapis bahan baja tebal.

Kontruksi baja tebal ini, kata dia, diklaim mampu menahan bobot kendaraan hingga 100 ton.

Menurut Euis, pihaknya belum mengaspal jalan tersebut karena masih dalam tahap uji coba kelaikan dan uji coba konstruksi tanah pascaamblas.

"Tapi untuk pengaspalan paling hari Sabtu atau Minggu untuk melihat penurunan (tanah) sampai mana dan kekuatannya juga kita lihat dulu," jelasnya.

Untuk pengaspalan, lanjut Euis, tidak akan memakan waktu lama hanya sekira satu sampai dua jam untuk menunggu aspal kering.

"Pengaspalan enggak lama paling satu malam cukup, kalau sore paling beberapa jam aja saja kira-kira dua jam," tuturnya.

Pantauan TangerangNews, pengendara dari arah Tangerang menuju Jakarta sudah dapat melintasi Jalan Daan Mogot Km 22.

Namun, kepadatan kendaraan masih terjadi, karena ketika melintasi Jalan Daan Mogot Km 22, pengendara harus berhati-hati.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Subari mengatakan untuk rekayasa lalu lintas saat pengaspalan nanti pihaknya tetap menggunakan cara sebelumnya.

Yakni pengalihan jalur ke beberapa jalan lain atau menggunakan sistem buka tutup seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

"Kemungkinan untuk perubahan rute itu tidak begitu signifikan karena ini kan nanti dibagi dua. Kalau memang ada buka tutup, minimal 30 menit sebelumya kita atur dengan anggota di lapangan," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill