Connect With Us

Februari, Pengembang Taman Royal Akan Perbaiki Jalan Rusak

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 23 Januari 2020 | 18:10

Tampak jalan rusak di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-PT Cahaya Baru Raya Realty (CBRR) selaku pengembang perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang menyatakan kesiapannya untuk memperbaiki Jalan Boulevard Taman Royal 1 dan 3 yang banyak dikeluhkan warga.

Pernyataan kesiapan memperbaiki jalan rusak itu disampaikan PT CBRR setelah pertemuan dengan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang pada Rabu kemarin (22/1/2020).

"Alhamdulillah melalui pertemuan tersebut pihak pengembang menyatakan kesiapannya untuk memperbaiki jalan di Taman Royal," ujar Tatang Sutisna, Kepala Dinas Perkim Kota Tangerang, Kamis (23/01/2020).

Bahkan, kata dia, pernyataan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangi Ir Musyanif selaku pemilik PT. CBRR yang disaksikan oleh perwakilan Pemkot dan DPRD Kota Tangerang.

"Di dalam surat pernyataan tersebut mereka selambat-lambatnya akan mulai mengerjakan perbaikan Jalan Boulevard Taman Royal 1 dan 3 pada tanggal 12 Februari sampai dengan 15 Mei 2020," tuturnya.

"Sedang untuk Jalan Cempaka (sisi Apartemen Benteng Betawi) selambat-lambatnya tanggal 12 Maret sampai dengan 12 Mei 2020," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Tatang, pihak pengembang juga siap untuk menyerahkan secara parsial Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Taman Royal ke Pemkot Tangerang.

"Dengan terlebih dahulu dilakukan proses verifikasi secara bersama-sama antara pihak PT. CBRR dengan Dinas Perkim dimulai tanggal 3 Februari sampai 5 Maret 2020," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kondisi sejumlah jalan di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang rusak. Saat ini kerusakan jalan khususnya di Jalan Boulevard yang menjadi akses utama perumahan tersebut disebut paling parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Warga pun mempertanyakan sikap Pemkot Tangerang yang terkesan mendiamkan persoalan tersebut.

Amarah warga atas jalan rusak di kompleks perumahan tersebut pernah memuncak pada April 2018.

Kala itu, kekecewaan mereka kepada pihak pengembang perumahan dilampiaskan melalui aksi menanam pohon pisang di jalan-jalan rusak. Setelah aksi, Jalan Boulevard sempat diperbaiki. Namun perbaikan hanya dilakukan dengan penambalan. Sehingga, rusak lagi.

Berdasarkan pantauan TangerangNews pada Selasa (31/12/2019), kerusakan di Jalan Boulevard cukup parah. Hampir sepanjang jalan itu terdapat sejumlah lubang menganga. Bahkan, saking menganganya, jalan itu seperti sungai atau kubangan.

Jalan ini tak hanya menjadi akses warga perumahan Taman Royal, melainkan kerap dilintasi warga lainnya yang hendak menuju Cipondoh maupun Poris. Namun saat ini, para pengendara terutama sepeda motor enggan melintas di jalan itu. Pemotor lebih memilih jalan melawan arah dibanding melintasi jalan becek itu.(RMI/HRU)

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill