Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang sedang merancang petunjuk teknis penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2020 untuk tingkat SD dan SMP Negeri.
"PPDB sedang dipersiapkan petunjuk teknisnya Rencananya dilaksanakan secara daring," ujar Jamaludin, Sekretaris Dindik Kota Tangerang saat dihubungi TangerangNews, Senin (11/5/2020).
Menurutnya, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang juga sedang menyiapkan website untuk pendaftaran PPDB.
Ketua PGRI Kota Tangerang ini mengatakan, rencananya PPDB online akan dimulai setelah jadwal pembagian rapor siswa, yakni Juni 2020.
"Kemungkinan dimulai nanti setelah tanggal 20 Juni 2020. Agendanya pembagian rapor siswa dulu. Jadi, setelah itu tanggalnya kami atur," jelasnya.
Adapun jalur PPDB 2020, mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No 44/2019 tentang PPDB.
"Hal itu sudah sesuai dengan aturan dari Kementerian," katanya.
Penerimaan PPDB tahun ini untuk kuota zonasi telah dibatasi miminal 50% dengan sistem seleksi geospasial. Seperti diketahui, geospasial merupakan sistem zonasi berdasarkan titik koordinat rumah calon siswa.
Sedangkan kuota jalur afirmasi minimal 15 % yakni untuk calon siswa yang berasal dari keluarga ekonomi tak mampu.
Sementara kuota jalur perpindahan tugas orang tua 15 %. Syarat pendaftaran jalur tersebut harus dibuktikan dengan surat penugasan orang tua dari instansi atau perusahaan.
Selain itu jalur prestasi yang syaratnya dilihat dari nilai ujian, nilai rata-rata rapor, dan atau prestasi non akademik.
"Segala macamnya sedang dipersiapkan. Semoga nanti berjalan dengan lancar," pungkasnya(RMI/HRU)
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews