Connect With Us

30 Meter Panjang Gorong-gorong yang Jadi Akses Napi Kabur di Lapas Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 September 2020 | 21:33

Gorong-gorong yang terhubung dari dalam kamar sel Cai Changpan hingga selokan tempat meloloskan diri, Senin (21/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Cai Changpan, 53, kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang, dengan cara membuat jalur tikus melalui gorong-gorong lapas. 

Gorong-gorong yang terhubung dari dalam kamar sel Cai Changpan hingga selokan tempat meloloskan diri jaraknya cukup jauh. 

"Berdasarkan perhitungan kami dengan kalapas kurang lebih 30 meter," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto, Senin (21/9/2020). 

Selain itu, gorong-gorong tersebut hanya bisa dilewati satu orang dewasa dengan cara merangkak. 

Kapolres menyebut Cai Changpan melakukan proses penggalian di dalam sel kamarnya dengan melubangi alas lantai.

Warga setempat menunjukan gorong-gorong yang terhubung dari dalam kamar sel Cai Changpan hingga selokan tempat meloloskan diri, Senin (21/9/2020).

Baca Juga :

Proses pengalian dilakukan dengan peralatan seperti obeng hingga besi. Alat-alat pengalian ini sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti. 

"Awal lubang itu diangkat satu kotak. Di situlah dia mulai menggali turun ke bawah baru lurus ke arah luar," ungkapnya. 

Berdasarkan pantauan TangerangNews, lubang hasil galian di luar lapas atau selokan tempat kaburnya Cai Changpan telah ditutup petugas. 

Cai Changpan dianggap cukup lihai dalam melarikan diri. Sebab, dia telah dua kali kabur. Sebelum mendekam di lapas, dia pernah kabur saat menjadi tahanan Kepolisian. (RMI/RAC)

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill