Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com—Bioskop dan tempat hiburan di Kabupaten Tangerang diizinkan kembali beroperasi oleh pemerintah daerah setempat.
Kelonggaran PSBB ini diberikan atas permohonan para pelaku usaha hiburan dan pariwisata di Kabupaten Tangerang.
Meski demikian, tetap diberlakukan pembatasan untuk jumlah pengujung sekitar 30 persen dari total kapasitas.
"Pemberlakuan ini tetap melihat kondisi dan lokasi tempat keberadaan usaha tersebut. Penerapan protokol kesehatannya harus secara benar dan ketat,” tanda Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Senin (21/12/2020).
Namun ketentuan ini hanya berlaku bagi tempat hiburan atau wisata di wilayah yang tingkat penyebaran COVID-19-nya rendah.
"Jadi mohon maaf apabila yang ada di kawasan Kecamatan yang masih rawan dan sangat tinggi penyebarannya mungkin belum kita perbolehkan untuk beroperasi," ujarnya.
Sementara itu di Kota Tangerang kelonggaran untuk tempat hiburan dan pariwisata terutama operasional bioskop masih belum diberikan.
Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan, bioskop di tempat hiburan Kota Tangerang masih ditutup.
"Bioskop belum boleh (buka)," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (21/12/2020).
Menurutnya, masih belum dibukanya bioskop di Kota Tangerang karena pandemi COVID-19. Terlebih, kota ini masih menerapkan PSBB secara ketat.
"Diaturan PSBB-nya seperti itu," katanya. (RAZ/RAC)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews