Connect With Us

Janda Dua Anak di Ciledug Sudah Dapat Bantuan PKH Rp600 Ribu

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 23 Desember 2020 | 15:12

Neneng Alfiah, 42, saat menerima bantuan dari kedatangan pihak Kecamatan Ciledug di kediamannya, Jalan Raden Fatah, RT1/1 Kelurahan Peninggalan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (23/12/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Neneng Alfiah, 42, warga di Jalan Raden Fatah, RT1/1 Kelurahan Peninggalan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang yang butuh bantuan sudah diakomodir pemerintah setempat. 

Camat Ciledug Syarifudin mengatakan janda dua anak tersebut ber-KTP di Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, lalu pindah ke Peninggilan Utara. 

"Jadi, dia pindahan ke situ tanpa izin dan tidak tukar KTP. Kami sekarang berinisiatif untuk mengurus pemindahannya," ujarnya kepada TangerangNews.com, Rabu (23/12/2020). 

Menurutnya, Neneng juga merupakan peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga menerima bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH). 

Selama tinggal di Sudimara Selatan dan hingga kini di Peninggilan Utara, Neneng diklaim selalu mendapat bantuan PKH. 

Neneng Alfiah, 42, saat di kunjungi Camat Ciledug Syarifudin beserta jajaranya di halaman kediaman Neneng Alfiah, Kota Tangerang, Rabu (23/12/2020)

Baca Juga :

"Kalau sudah dapat PKH, bantuan sosial untuk COVID-19, kan, tidak dapat," katanya. 

Selain itu, perangkat RT dan RW melalui program Si Gacor juga selalu mendistribusikan beras kepada keluarga Neneng. 

"Dan meskipun tidak dapat bantuan tunai program COVID-19, kami dari kecamatan memberikan bantuan Rp600 ribu kepada yang bersangkutan," katanya. 

Sementara terkait rumah tinggal Neneng di Peninggilan Utara yang kumuh dan kerap dimasuki ular, pihak kecamatan akan berupaya untuk memperbaiki atau membedahnya.

"Nanti itu dari teman-teman BKM, kelurahan, akan kita tindak lanjut apa kita perbaiki melalui program tingkat kelurahan atau swadaya teman-teman tingkat RW," pungkasnya. 

Sebelumnya, Neneng diberitakan butuh bantuan. Dia seorang janda dengan dua anak. Anaknya pertama bekerja menjadi pedagang cakwe, setelah dipecat dari tempat dia bekerja.

Sementara anak perempuannya masih duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP). (RAZ/RAC)

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill