Salah satu warga di kawasan Cibodas menjadi korban kekejaman gangster, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )
TANGERANGNEWS.com-Kondisi kesehatan salah seorang korban penyerangan gangster di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang pada Minggu (14/3/2021) membaik. Dan, kamis esok rencananya akan menjalani operasi plastic perbaikan luka yang terbuka.
Sementara itu, pihak Kepolisian Metro Tangerang masih melakukan penyelidikan dan pemburuan komplotan gangster tersebut.
Kumet seorang warga yang menjadi korban para gangster tersebut kini masih menjalani perawatan di Pavilum RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (17/3/2021).
Pria paruh baya tersebut mengalami luka sobek parah pada bagian tangan kanan akibat menangkis sabetan senjata tajam.
Dirinya menceritakan kejadian naas yang menimpa. Menurutnya, ketika terdengar keributan disertai penyerangan sekelompok remaja bersenjata tajam. Lantas dirinya berusaha menyelamatkan anaknya. Namun, dia malahan menjadi korban sasaran hingga dikeroyok tiga orang pelaku.
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, pihaknya akan menggelar patrol malam. “Dan kita akan buru komplotan tersebut,” tegasnya.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.
Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""