Connect With Us

Korban Membaik, Polisi Tangerang Pastikan Buru Komplotan Gangster

Redaksi | Rabu, 17 Maret 2021 | 21:15

Salah satu warga di kawasan Cibodas menjadi korban kekejaman gangster, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Kondisi kesehatan salah seorang korban penyerangan gangster di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang  pada Minggu (14/3/2021) membaik. Dan, kamis esok rencananya akan menjalani operasi plastic perbaikan luka yang terbuka. 

 

Sementara itu, pihak Kepolisian Metro Tangerang masih melakukan penyelidikan dan pemburuan komplotan gangster tersebut. 

 

Kumet seorang warga yang menjadi korban para gangster tersebut kini masih menjalani perawatan di Pavilum RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (17/3/2021). 

Pria paruh baya tersebut mengalami luka sobek parah pada bagian tangan kanan akibat menangkis sabetan senjata tajam. 

 

Dirinya menceritakan kejadian naas yang menimpa. Menurutnya,  ketika terdengar keributan disertai penyerangan sekelompok remaja bersenjata tajam.  Lantas dirinya berusaha menyelamatkan anaknya. Namun, dia malahan menjadi korban sasaran hingga dikeroyok tiga orang pelaku. 

 

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, pihaknya akan menggelar patrol malam. “Dan kita akan buru komplotan tersebut,” tegasnya.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill