Connect With Us

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Tangerang Bentuk Tim Bersama BPJS Kesehatan

Advertorial | Rabu, 7 April 2021 | 23:19

Suasana kegiatan rapat dalam program Jabat Sehat atau Universal Health Coverage (UHC) yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (7/4/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya optimal dalam memberikan layanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakat, salah satunya melalui program Jabat Sehat atau Universal Health Coverage (UHC) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. 

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman membuka kegiatan Forum Kemitraan dan Komunikasi Dengan Para Pemangku Kepentingan Utama di Wilayah Kota Tangerang ke-1 Tahun 2021 yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (7/4/2021). 

Suasana kegiatan rapat dalam program Jabat Sehat atau Universal Health Coverage (UHC) yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (7/4/2021).

"Ini diselenggarakan dalam rangka memperluas cakupan peserta JKN. Serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di Kota Tangerang," terang Sekda dalam acara yang juga dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tangerang Yudhi Wahyu Cahyono. 

Suasana kegiatan rapat dalam program Jabat Sehat atau Universal Health Coverage (UHC) yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (7/4/2021).

Herman menambahkan perlunya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan capaian UHC di Kota Tangerang hingga mencapai angka lebih dari 95%. 

"Melalui pendaftaran penduduk belum JKN, sesuai dengan segmen kepesertaanya," ungkapnya. 

Suasana kegiatan rapat dalam program Jabat Sehat atau Universal Health Coverage (UHC) yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (7/4/2021).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tangerang Yudhi Wahyu Cahyono menjelaskan, capaian UHC di Kota Tangerang pada bulan April 2021sebesar 93,96%, dimana terjadi peningkatan sebesar 0,55% dari bulan Maret 2021. 

"Penambahannya sebanyak 10.058 jiwa di bulan April," jabar Yudhi. 

Lebih lanjut Yudhi menjelaskan perlunya penambahan jumlah keikutsertaan masyarakat Kota Tangerang untuk mencapai target keikutsertaan di angka 95%. 

"Perlu peningkatan 19.141 jiwa untuk mencapai 95%," tukas kepala BPJS Kesehatan cabang Tangerang. 

Sebagai informasi, Forum kemitraan dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan utama di wilayah Kota Tangerang beranggotakan OPD/lembaga terkait. (RED/RAC)

TANGSEL
Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Selasa, 3 November 2026 | 19:06

Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill