Connect With Us

Jamaah di Masjid Al-Azhom Salat Gaib Doakan Awak KRI Nanggala-402

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 26 April 2021 | 16:21

Para jamaah di Masjid Raya Al-Azhom saat melakukan salat jenazah gaib. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Jamaah di Masjid Raya Al-Azhom melakukan salat jenazah gaib untuk mendoakan 53 personel kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur dalam tugas. 

 

Salat jenazah gaib tersebut dilakukan sekitar 200 jamaah setelah melangsungkan salat dzuhur, Senin (26/4/2021) siang. 

 

Ketua DKM Masjid Al-Azhom KH Khaerudin mengatakan, salat jenazah gaib dilakukan untuk mendoakan para awak KRI Nanggala-402 yang gugur. 

"Tadi setelah salat dzuhur berjamaah, diikuti dengan salat jenazah gaib diikuti sekitar lebih dari 200 jamaah atau sekitar lima sampai enam shaf," ujarnya kepada TangerangNews. 

 

Dalam salat jenazah gaib yang dipimpin KH Fauzi Lubis tersebut, para jamaah juga menyampaikan agar keluarga korban dapat menerima musibah ini dengan penuh ketabahan dan kesabaran. 

 

"Tadi berdoa untuk awak dari kapal selam Nanggala, mendoakan agar semua amal ibadahnya diterima, segala dosa diampuni, dan keluarga diberikan kesabaran," ucap guru besar Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya ini. 

 

KH Khaerudin menambahkan, para awal KRI Nanggala-402 yang gugur sangat berjasa bagi Indonesia. 

 

"Kami mengajak masyarakat agar kita juga harus ada empati bahwa jasanya luar biasa menjaga NKRI. Di samping mendoakan juga supaya tahu persis bahwa itu lah orang-orang terbaik kita yang gugur dalam tugas," pungkasnya.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill