MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Menjelang Ramadan tentu banyak masyarakat muslim yang akan berziarah baik di makam keluarga maupun ulama.
Tangerang sendiri memiliki tempat berziarah salah satunya adalah Masjid Nurul Yaqin atau yang sering dikenal dengan masjid Pintu Seribu.

Terletak di Kampung Bayur, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang masjid ini dikenal dengan jumlah pintu yang banyak. Oleh karena itu disebut dengan masjid Pintu Seribu.
Di beberapa letak masjid terdapat angka 999. Angka ini merupakan penggabungan jumlah 99 asmaul husna dan 9 wali songo.

"Masjid ini didirikan oleh Syekh Ami Al-Faqir yang masih keturunan dengan Syekh-Syarif Hidayatullah," ujar Rusdi, pengurus masjid (5/4/2021).
Didirikan pada tahun 1982, masjid ini digunakan untuk menyebarluaskan agama islam. Syekh Ami Al-Faqir tidak hanya menyebarluaskan agama islam di daerah Tangerang tapi juga di beberapa daerah lainnya seperti Lampung, Gunung Sindur dan Sukabumi.
Namun Masjid Pintu Seribu menjadi pusaran utama pembangunan masjid yang dibangun oleh Syekh Ami Al-Faqir.
Untuk para pendatang, ziarah masjid ini dibuka setiap hari. Namun pada hari minggu biasanya masjid akan lebih ramai oleh para peziarah.

Biasanya menjelang bulan Ramadan para peziarah berdatangan setiap harinya. Masjid ini juga digunakan untuk salat dan acara pada hari besar islam.
Pada tanggal 6 April 2021, masjid ini mengadakan Haul untuk Syekh Ami Al-Faqir.
"Karena lagi pandemi acara ini hanya diikuti oleh jamaah lama dan para keluarga" tambah Rusdi.
Filosofi dari pembentukan pintu di masjid Pintu Seribu yang berukuran tubuh orang dewasa adalah untuk mengingatkan satu hal yaitu kematian. Oleh karena itu pada setiap pintu tidak memiliki penerangan.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGTANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews