Connect With Us

Alasan Ketua DPRD Kota Tangerang Pesan Baju Dinas Jutaan karena Naik Berat Badan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 10 Agustus 2021 | 20:20

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang saat jumpa pers di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa 10 Agustus 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengungkap alasan melakukan pengadaan pakaian dinas yang anggarannya sampai ratusan juta rupiah.

Gatot menjelaskan, pengadaan baju dinas baru dilakukan untuk anggota DPRD Kota Tangerang setiap tahun. Menurutnya, pengadaan pakaian baru anggota dewan setiap daerah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 18/2017.

"Itu memang sudah menjadi hak kita setahun sekali. Semuanya sudah diatur dalam PP Nomor 18 Tahun 2017," ujarnya dalam jumpa pers, Selasa 10 Agustus 2021.

Gatot menyebut, terlebih bentuk badan anggota dewan setiap tahunnya bisa berubah. Bahkan, Gatot sendiri mengaku tubuhya bertambah gemuk. Sehingga, perlu melakukan pembaruan baju dinas meski dalam suasana pandemi COVID-19.

Baca Juga :

"Ukuran baju kita kadang badan berkembang. Jujur saja saya naik dua kilo," ungkapnya.

Meski demikian, Gatot mengaku rela pengadaan pakaian dinas bagi anggota DPRD Kota Tangerang untuk tahun ini yang dianggarkan ratusan juta rupiah dibatalkan setelah ramai diperbincangkan.

"Secara politik, kami hari ini sudah sepakat untuk pengadaan baju dinas kita batalkan," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Ratusan Buruh Demo DPRD Kabupaten Tangerang, Tuntut Kawal RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Ratusan Buruh Demo DPRD Kabupaten Tangerang, Tuntut Kawal RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Kamis, 10 September 2026 | 20:28

Ratusan Buruh yang tergabung dari sejumlah serikat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

TANGSEL
Pakai Masker! Kualitas Udara di Serpong Berstatus Tidak Sehat Akibat Polusi

Pakai Masker! Kualitas Udara di Serpong Berstatus Tidak Sehat Akibat Polusi

Kamis, 10 September 2026 | 18:28

Kualitas udara di kawasan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berada dalam status Tidak Sehat pada Kamis, 10 September 2026.

BANTEN
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 | 20:43

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill