Connect With Us

Hore! DPRD Kota Tangerang Batal Pengadaan Baju Dinas Rp675 Juta

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 10 Agustus 2021 | 17:14

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang saat jumpa pers di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa 10 Agustus 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang membatalkan pengadaan pakaian dinas untuk tahun 2021 yang dianggarkan sebesar Rp675 juta. 

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, pihaknya membatalkan pengadaan pakaian dinas ini setelah melakukan diskusi secara internal.

"Kami berdiskusi masukan-masukan ini terkait situasi memang hari ini yang dirasa kurang pas untuk pengadaan baju dinas. Kami akhirnya sepakat untuk pengadaan pakaian dinas tahun ini kami batalkan," ujarnya dalam jumpa pers di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa 10 Agustus 2021.

Gatot menegaskan, pengadaan pakaian dinas tahun 2021 ini dibatalkan secara total alias tidak mengubah atau tidak melakukan lelang ulang. Sehingga, untuk tahun 2021 yang masih dalam situasi pandemi COVID-19, seluruh anggota DPRD Kota Tangerang tidak memiliki baju dinas baru.

Baca Juga :

"Kami batalkan total. Ini bukti bahwa kami mendengarkan aspirasi," jelasnya.

Kendati demikian, Gatot bingung lantaran pengadaan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan setelah adanya pemenang lelang.

"Saya bingung. Biasanya disaat proses, bukan disaat adanya pemenang lelang," ucap Gatot.

Gatot juga menambahkan, DPRD Kota Tangerang tidak pernah membahas dan menentukan merek pakaian dinas. Gatot pun tidak mengetahui terkait merek Louis Vuitton.

"DPRD tidak pernah nyebut merek. Saya nggak ngerti merek itu. Itu ada Louis darimana itu. Silakan itu dari siapa awalnya yang ngomong siapa. Jadi, tidak ada pembahasan merek dikita. Kita juga kagak idep," tuturnya.

Sekretariat DPRD Kota Tangerang Agus Sugiono menegaskan, pernyataan Gatot bahwa penentuan merek pakaian dinas bukan dari DPRD Kota Tangerang.

"Kami menegaskan kembali mengenai penentuan merek itu bukan dari kami. Jadi, yang ada di kita itu spesifikasinya saja. Tidak ada merek. Tidak dalam dokumen anggaran gitu," imbuhnya.

Adapun terkait penundaan pengadaan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang tahun 2021 ini, kata Agus, Sekretariat DPRD Kota Tangerang segera menindaklanjutinya.

"Nanti setelah ada keputusan seperti ini kita tindaklanjuti," pungkasnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

SPORT
Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill