Cegah Kekerasan Anak, DP3AP2KB Kota Tangerang Dorong Daycare Ikut Program Tamasya
Rabu, 29 April 2026 | 19:33
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
TANGERANGNEWS.com-Ribuan baju dan kerudung siap jual milik seorang pengusaha konveksi terendam saat banjir merendam Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) lalu.
Rendi, 19, pemilik usaha tersebut mengatakan, saat banjir tersebut setidaknya terdapat 5.000 baju dan 2.000 ribu kerudung yang terendam.
Padahal, kata dia, posisi baju dan kerudung itu sudah dipindahkan pada tempat yang dianggapnya aman.
"Sudah kita naikan, biasanya banjir di dalam rumah tidak setinggi pinggang, tetapi kemarin ini kita tidak sangka banjirnya setinggi pinggang orang dewasa," ucap Rendy, Selasa (7/1/2020).
Rendi pun harus menjemur ribuan baju dan kerudung siap jual tersebut. Untuk menjemur, Ia pun membuat sebuah tenda yang terletak tepat di depan gudang penyimpanan, di Jalan Maharta X.
"Ini sudah kita cuci dulu, dan kemudian kita jemur setelah banjir. Sampai sekarang belum kering, ini kita begadang gantian jaga baju sama kerudung yang dijemur soalnya kan dijemur di luar seperti ini," tuturnya.
Ia mengatakan, selain merendam ribuan produknya, banjir yang datang di awal tahun itu juga merendam tiga unit mobil yang digunakan untuk usahanya.
"Baju dan kerudung dagangan ini nantinya kita drop-drop ke toko, salah satunya ke Tanah Abang, Jakarta Pusat dan kita menjual secara online, ini usaha kakek saya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
TODAY TAGMahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews