Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini
Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TANGERANGNEWS.com-Ribuan baju dan kerudung siap jual milik seorang pengusaha konveksi terendam saat banjir merendam Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) lalu.
Rendi, 19, pemilik usaha tersebut mengatakan, saat banjir tersebut setidaknya terdapat 5.000 baju dan 2.000 ribu kerudung yang terendam.
Padahal, kata dia, posisi baju dan kerudung itu sudah dipindahkan pada tempat yang dianggapnya aman.
"Sudah kita naikan, biasanya banjir di dalam rumah tidak setinggi pinggang, tetapi kemarin ini kita tidak sangka banjirnya setinggi pinggang orang dewasa," ucap Rendy, Selasa (7/1/2020).
Rendi pun harus menjemur ribuan baju dan kerudung siap jual tersebut. Untuk menjemur, Ia pun membuat sebuah tenda yang terletak tepat di depan gudang penyimpanan, di Jalan Maharta X.
"Ini sudah kita cuci dulu, dan kemudian kita jemur setelah banjir. Sampai sekarang belum kering, ini kita begadang gantian jaga baju sama kerudung yang dijemur soalnya kan dijemur di luar seperti ini," tuturnya.
Ia mengatakan, selain merendam ribuan produknya, banjir yang datang di awal tahun itu juga merendam tiga unit mobil yang digunakan untuk usahanya.
"Baju dan kerudung dagangan ini nantinya kita drop-drop ke toko, salah satunya ke Tanah Abang, Jakarta Pusat dan kita menjual secara online, ini usaha kakek saya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TODAY TAGTren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews