Connect With Us

Ribuan Baju & Kerudung Siap Jual di Pondok Maharta Terendam Banjir

Rachman Deniansyah | Selasa, 7 Januari 2020 | 19:36

Rendi, 19, saat menunggu pakaian-pakaian yang di jemurnya. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ribuan baju dan kerudung siap jual milik seorang pengusaha konveksi terendam saat banjir merendam Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) lalu. 

Rendi, 19, pemilik usaha tersebut mengatakan, saat banjir tersebut setidaknya terdapat 5.000 baju dan 2.000 ribu kerudung yang terendam. 

Padahal, kata dia, posisi baju dan kerudung itu sudah dipindahkan pada tempat yang  dianggapnya aman. 

"Sudah kita naikan, biasanya banjir di dalam rumah tidak setinggi pinggang, tetapi kemarin ini kita tidak sangka banjirnya setinggi pinggang orang dewasa," ucap Rendy, Selasa (7/1/2020).

Rendi pun harus menjemur ribuan baju dan kerudung siap jual tersebut. Untuk menjemur, Ia pun membuat sebuah tenda yang terletak tepat di depan gudang penyimpanan, di Jalan Maharta X.

"Ini sudah kita cuci dulu, dan kemudian kita jemur setelah banjir. Sampai sekarang belum kering, ini kita begadang gantian jaga baju sama kerudung yang dijemur soalnya kan dijemur di luar seperti ini," tuturnya. 

Ia mengatakan, selain merendam ribuan produknya, banjir yang datang di awal tahun itu juga merendam tiga unit mobil yang digunakan untuk usahanya. 

"Baju dan kerudung dagangan ini nantinya kita drop-drop ke toko, salah satunya ke Tanah Abang, Jakarta Pusat dan kita menjual secara online, ini usaha kakek saya," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill