Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Ribuan baju dan kerudung siap jual milik seorang pengusaha konveksi terendam saat banjir merendam Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (1/1/2020) lalu.
Rendi, 19, pemilik usaha tersebut mengatakan, saat banjir tersebut setidaknya terdapat 5.000 baju dan 2.000 ribu kerudung yang terendam.
Padahal, kata dia, posisi baju dan kerudung itu sudah dipindahkan pada tempat yang dianggapnya aman.
"Sudah kita naikan, biasanya banjir di dalam rumah tidak setinggi pinggang, tetapi kemarin ini kita tidak sangka banjirnya setinggi pinggang orang dewasa," ucap Rendy, Selasa (7/1/2020).
Rendi pun harus menjemur ribuan baju dan kerudung siap jual tersebut. Untuk menjemur, Ia pun membuat sebuah tenda yang terletak tepat di depan gudang penyimpanan, di Jalan Maharta X.
"Ini sudah kita cuci dulu, dan kemudian kita jemur setelah banjir. Sampai sekarang belum kering, ini kita begadang gantian jaga baju sama kerudung yang dijemur soalnya kan dijemur di luar seperti ini," tuturnya.
Ia mengatakan, selain merendam ribuan produknya, banjir yang datang di awal tahun itu juga merendam tiga unit mobil yang digunakan untuk usahanya.
"Baju dan kerudung dagangan ini nantinya kita drop-drop ke toko, salah satunya ke Tanah Abang, Jakarta Pusat dan kita menjual secara online, ini usaha kakek saya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.
Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews