Beredar Spanduk Penolakan Safari Politik Jokowi di Tangerang
Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:41
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TANGERANGNEWS.com-Tumpukan sampah menumpuk di perumahan Pondok Maharta, Jalan Maharta Raya, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel.
Sampah tersebut menumpuk di pinggir jalan pemukiman warga usai banjir yang melanda wilayah tersebut telah surut.

Berbagai jenis sampah mulai dari sampah rumah tangga, puing bangunan hingga perlengkapan rumah tangga yang rusak usai diterjang banjir ditumpuh warga di pinggir jalan.
Ketua RT 01/09 Hadi mengatakan, sampah mulai menumpuk semenjak bencana banjir mulai merendam wilayahnya, Rabu (1/1/2020) lalu.
"Tapi pas hari Kamisnya (2/1/2020), truk (pengangkut sampah) bolak balik mengangkut sampah," kata Hadi di lokasi, Selasa (7/1/2020).
Namun, kata dia, beberapa hari ini truk pengangkut sampah tak ada yang datang ke lokasi tersebut.
"Libur kali yah? Jadinya dua tiga hari ini (sampah) menumpuk," imbuhnya.
Kata dia, sampah tersebut tak hanya berasal dari penduduk setempat, namun juga yang terbawa arus saat banjir.
"Tumpukkan sampah tidak hanya di sini (tempat tumpukkan sampah). Tapi banyak juga sampah yang ditaruh warga di depan rumahnya," ujar Hadi sambil menunjuk ke salah satu titik sampah tersebut.
Hadi memperkirakan, sampah yang menumpuk di wilayahnya telah mencapai sekitar 8 ton lebih. Kondisi itu, kata dia, membuat warganya sangat terganggu.
Warga berharap, pemerintah setempat segera mengangkut sampah tersebut karena dikhawatirkan berdampak pada kesehatan mereka, terlebih usai banjir.
"Sangat terganggu, baunya juga menyengat. Khawatir, karena itu bisa jadi sumber penyakit. Terlebih anak-anak suka penasaran, suka bermain di sekitar tumpukkan sampah," pungkasnya.(RMI/HRU)
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews