Connect With Us

Pascabanjir, Sampah Menggunung di Perumahan Pondok Maharta

Rachman Deniansyah | Selasa, 7 Januari 2020 | 17:30

Tampak sampah menumpuk di perumahan Pondok Maharta di Jalan Maharta Raya, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Tumpukan sampah menumpuk di perumahan Pondok Maharta, Jalan Maharta Raya,  Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel. 

Sampah tersebut menumpuk di pinggir jalan pemukiman warga usai banjir yang melanda wilayah tersebut telah surut.

Tampak sampah menumpuk di perumahan Pondok Maharta di Jalan Maharta Raya, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangsel.

Berbagai jenis sampah mulai dari sampah rumah tangga, puing bangunan hingga perlengkapan rumah tangga yang rusak usai diterjang banjir ditumpuh warga di pinggir jalan.

Ketua RT 01/09 Hadi mengatakan, sampah mulai menumpuk semenjak bencana banjir mulai merendam wilayahnya, Rabu (1/1/2020) lalu.

"Tapi pas hari Kamisnya (2/1/2020), truk (pengangkut sampah) bolak balik mengangkut sampah," kata Hadi di lokasi, Selasa (7/1/2020).

Namun, kata dia, beberapa hari ini truk pengangkut sampah tak ada yang datang ke lokasi tersebut.

"Libur kali yah? Jadinya dua tiga hari ini (sampah) menumpuk," imbuhnya. 

Kata dia, sampah tersebut tak hanya berasal dari penduduk setempat, namun juga yang terbawa arus saat banjir.

"Tumpukkan sampah tidak hanya di sini (tempat tumpukkan sampah). Tapi banyak juga sampah yang ditaruh warga di depan rumahnya," ujar Hadi sambil menunjuk ke salah satu titik sampah tersebut.

Hadi memperkirakan, sampah yang menumpuk di wilayahnya telah mencapai sekitar 8 ton lebih. Kondisi itu, kata dia, membuat warganya sangat terganggu.

Warga berharap, pemerintah setempat segera mengangkut sampah tersebut karena dikhawatirkan berdampak pada kesehatan mereka, terlebih usai banjir.

"Sangat terganggu, baunya juga menyengat. Khawatir, karena itu bisa jadi sumber penyakit. Terlebih anak-anak suka penasaran, suka bermain di sekitar tumpukkan sampah," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill