Connect With Us

Penyintas Hemofilia & Kanker Disuntik Vaksin di RSUD Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 31 Agustus 2021 | 15:02

Seorang pria mendaftarkan dirinya untuk ikut serta kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Puluhan penyintas hemofilia dan kanker disuntik vaksinasi di RSUD Kabupaten Tangerang untuk mencegah tertular COVID-19, Selasa 31 Agustus 2021.

Ketua Tim Vaksinasi RSUD Kabupaten Tangerang Sireta Ginting mengatakan, ada 39 penyintas hemofilia dan kanker yang tergabung dalam Yayasan Amarylis Kirana divaksinasi berjenis Pfizer. 

"Yang kita jadwalkan hari ini ada 39 orang untuk yang hemofilia. Kebanyakan yang remaja, di bawah usia 25 tahun," ujarnya.

Menurutnya, penerima vaksin jenis Pfizer ini tidak perlu merasa khawatir akan adanya efek samping. Sebab pemerintah sudah menyatakan aman bagi masyarakat terutama yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

“Dari penelitian memang Pfizer ini untuk orang yang komorbit dan kelainan, ini aman, tapi dengan catatan harus kondisinya terkontrol,” katanya.

Selain itu, sehari sebelum mendapatkan vaksin ini para penyintas hemofilia dan kanker sudah menerima faktor delapan suntikan khusus untuk mengantisipasi terjadinya pendarahan ketika divaksinasi.

Salah satu orangtua pasien hemofilia, Rusmiati, 41, mengatakan, anaknya siap untuk divaksin dengan harapan bisa mencegah dari tertularnya COVID-19.

Dirinya meyakini, anaknya, Fariz, 17, yang menderita hemofilia sejak usia enam tahun itu akan baik-baik saja setelah mendapatkan vaksin.

“Saya enggak takut, Bismillah saja, karena kan dipantau sama dokter. Harapan saya semoga pandemi COVID-19 bisa segera berlalu,” kata warga Kecamatan Jatiuwung ini.

KOTA TANGERANG
Polisi Tetapkan Bahar bin Smith Tersangka Kasus Penganiayaan di Cipondoh, Diperiksa Rabu Besok

Polisi Tetapkan Bahar bin Smith Tersangka Kasus Penganiayaan di Cipondoh, Diperiksa Rabu Besok

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:16

Polres Metro Tangerang Kota resmi menetapkan Habib Assayid Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill