Connect With Us

Buang Sampah Lintas Daerah, Wali Kota Tangerang Tak Akan Lepas Truk

| Senin, 25 Oktober 2010 | 17:28

Truk Sampah (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS- Wali Kota Tangerang Wahidin Halim menegaskan  tidak akan melepas dua unit truk, yang masing-masing dimiliki  Pemkab Tangerang dan Pemkot Tangsel karena membuang sampah di daerahnya, yakni TPA Rawa Kucing.
 
“Aktivitas pembuangan sampah tanpa izin ini sudah sudah terjadi berkali-kali. Makanya kita akan tahan truk-truk mereka supaya jera dan tidak lagi membuang sampah disini,” tegas Wahidin saat ditemui di sela-sela pelantikan Dirut PDAM Kota Tangerang, Senin (25/10/2010).
 
Menurut Wahidin, selain membuang sampah ke TPA Rawa Kucing, truk milik Pemkab Tangerang dan Kota Tangsel, kedua daerah itu juga kerap membuang sampah di lahan-lahan kosong milik warga di sekitar TPA yang ada di Kota Tangerang itu. Sehingga hal itu membuat tempat tersebut terkesan kumuh.
 
 “Ini adalah pelanggaran batas teritorial.  Pembuangan sampah.TPA Rawa Kucing itu khusus untuk warga Kota Tangerang, bukan untuk semua daerah,” papar Wahidin.
 
Sementara itu, Kabid Pengawasan Ketertiban Satpol PP Afdiwan mengatakan, pejabat dari dua instansi yang truknya ditahan telah datang dan memohon armadanya untuk dilepas.
 
Mereka beralasan pembuangan sampah yang dilakukan sopirnya bukan atas instruksi dinas. “Kemarin dan hari ini mereka datang. Tapi kami tetap para perintah atasan untuk tetap menahannya,” tutur Afdiwan.
 
Dikatakan Afdiwan, tercatat sejak awal 2010 sudah ada 10 truk yang tertangkap. Namun, dibebaskan kembali dengan menandatangi kesepakatan dan permintaan maaf. “Kita akan lebih mengetatkan pengawasan supaya tidak terjadi pelanggaran membuang sampah tanpa izin seperti ini lagi,” tegasnya.  
 
Untuk diketahui sebelumnya, pada Kamis (21/10) lalu  Pemkot Tangerang menangkap basah satu truk sampah Tangsel bernopol B-9011-MOQ membuang sampah di TPA Rawa Kucing. Selang sehari, Jumat (22/10) truk sampah  Dinas Kebersihan Kabupaten Tangerang bernopol B-9131-UQ juga tertangkap basah sedang membuang sampah di lokasi yang sama. (rangga)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

Senin, 18 Mei 2026 | 20:41

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang hingga kini masih mengalami hambatan dalam distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok guna mendukung operasional koperasi pada tingkat desa.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill