Connect With Us

BNN Bekuk Wanita Pengedar Ganja 400 Gram Jaringan Lapas di Ciledug Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:23

Kepala BNN Kota Tangerang Satrya Ika Putra. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Aparat BNN Kota Tangerang membekuk seorang wanita yang merupakan pengedar narkoba jenis ganja jaringan lapas di wilayah Ciledug, Kota Tangerang.

Kepala BNN Kota Tangerang Satrya Ika Putra mengatakan, penangkapan wanita berinisial M tersebut dilakukan pada dua pekan yang lalu.

"Kami tangkap kemarin dua minggu lalu di Ciledug. Ganja pengedar di Ciledug situ perempuan inisial M," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu 13 Oktober 2021.

M disebut merupakan pengedar ganja yang ditangkap saat ingin bertransaksi menjual ganja kepada konsumennya.

Dari tangan M, pihak BNN menyita 400 gram ganja. Adapun saat rumah M digeledah, petugas juga menemukan alat timbangan ganja.

Satrya menuturkan, pihaknya membekuk M setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

"Kita dapat informasi dia (M) mau jual, langsung kita ke sana. Jadi ada 400 gram ganjanya. Dia pengedar," jelasnya.

Satrya menambahkan, M merupakan jaringan lapas. M mengaku menerima ganja dari lapas di wilayah Jawa. BNN pun kini tengah melakukan pengembangan kasus ini.

"Itu dia barangnya dikirim, pengakuannya dari napi di LP di Jawa. Nanti ada pengembangan juga," katanya seraya menyampaikan M berada di Rutan BNN Provinsi Banten.

Satrya berpesan kepada masyarakat untuk melapor jika mengetahui ada hal yang mencurigakan terkait narkotika.

"Kami berpesan masyarakat lebih peduli saja kalau dapat informasi lebih mengetahui laporkan saja," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.

BANTEN
PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:50

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill